Harga Emas Menguat di Tengah Spekulasi Kenaikan Suku Bunga AS

BESTPROFIT PEKANBARU

BESTPROFIT PEKANBARU

BESTPROFIT PEKANBARU – Harga emas menguat usai dolar melemah meskipun ada spekulasi bahwa suku bunga AS bisa naik lebih awal dan membuat membuat tekanan pada komoditas ini.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot emas naik 0,05 persen menjadi US$ 1.154,65 per ounce. Sedangkan emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup naik US$ 1,30 per ounce ke posisi US$ 1.151,90. Hargas spot emas sebelumnya mencapai posisi tinggi US$ 1.166,30 per ounce, namun mundur karena saham AS naik pada pembukaan.

Kenaikan harga emas usai dolar jatuh dari posisi tertingginya setelah terjadi penurunan mengejutkan dalam penjualan ritel AS pada bulan Februari.

Harga emas telah jatuh ke level terendah sejak 1 Desember di mana sehari sebelumnya berada di posisi US$ 1.147,10 per ounce, penurunan terpanjang sejak Maret 2009.

“Penjualan ritel pagi ini lebih lemah dari yang diharapkan dan meragukan beberapa untuk waktu kenaikan suku bunga Fed, yang dianggap banyak orang sebagai sebuah kepastian Juni baru kemarin,” kata Steve Scacalossi, Direktur dan Kepala Penjualan untuk logam global di TD Securities di New York.

Simon Weeks, kepala logam mulia di Bank of Nova Scotia, mengatakan: “Ini adalah kepastian bahwa tingkat akan naik, itu hanya sebuah pertanyaan tentang kapan, dan seberapa banyak Dengan demikian, emas akan berjuang.,” kata dia.

Di sisi lain, mata uang euro telah turun 12 persen terhadap dolar tahun ini sebagai kebijakan moneter di ECB dan Federal Reserve, dengan ECB meluncurkan pelonggaran kuantitatif dan Fed bersiap untuk kenaikan suku bunga dalam hampir satu dekade.

“Tindakan kebijakan masa depan oleh Fed tetap tinggi pada agenda emas. Ini akan terus mendikte kecepatan di mana dolar AS menghargai (dan permintaan sektor resmi untuk penurunan emas) dan sesuai berapa banyak tekanan akan diberikan pada emas,” menurut catatan BNP Paribas.

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/2190206/harga-emas-menguat-di-tengah-spekulasi-kenaikan-suku-bunga-as

Comments are closed.