Harga Emas Naik ke Level Tertinggi dalam Sepekan

Emas-Naik-Dalam-Tiga-Hari-TerakhirBestprofit Futures Pekanbaru – Harga emas naik ke level tertinggi dalam sepekan setelah Amerika Serikat (AS) mencatat terjadi penambahan jumlah pekerja yang lebih sedikit dari perkiraan pada bulan lalu. Kondisi ini dikhawatirkan meningkatkan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga.

Melansir laman Bloomberg, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,9 persen menjadi US$ 1.294,80 per ounce di Comex di New York.

Ini merupakan kenaikan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 25 Juli di mana harga jatuh 3 persen pada Juli akibat rally ekuitas mengikis permintaan logam mulia.

Pada juli, jumlah payrolls AS mencapai 209 ribu, menurut data Departemen Tenaga Kerja negara itu. Perkiraan median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom sebelumnya memprediksi akan ada kenaikan sekitar 230 ribu. Tingkat pengangguran tercatat naik menjadi 6,2 persen dari sebelumnya 6,1 persen di bulan Juni.

Para pembuat kebijakan Fed pekan mengatakan mereka akan tetap berpatokanan pada tingkat suku bunga rendah sampai ada kenaikan pada pekerjaan.

Tahun ini, emas naik 7,7 persen, sebagian karena kekhawatiran pemulihan ekonomi AS masih akan melemah.

“Angka hari ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi tidak konsisten dengan ekspektasi pasar, orang-orang berpikir ini merupakan indikasi kenaikan suku bunga tidak akan terjadi segera,” ujar Edward Dempsey, Kepala Investasi Pension Partners LLC.

Logam emas naik 70 persen dari Desember 2008 sampai Juni 2011. The Fed membeli utang dan mengadakan biaya pinjaman di level rendah.

Tahun lalu, harga emas jatuh 28 persen, terbesar dalam tiga dekade, di tengah kekhawatiran bank sentral meruncingkan stimulus moneter untuk menumbuhkan ekonomi dan meredam inflasi.

Comments are closed.