Hentikan Lima Hal Ini Jika Ingin Bisnis Anda Sukses

Pelanggan adalah aset paling berharga bagi sebuah bisnis.

motivasi bisnisBestprofit Pekanbaru – Menjalankan sebuah bisnis memang terlihat tidak mudah. Ada banyak hal yang harus dipelajari, dilatih dan dilakukan untuk mencapai kesuksesan dalam bisnsi. Namun bukan hanya hal yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan, karena dalam bisnis ada juga hal yang memang mengharuskan kita untuk mengabaikan hal tersebut dalam menjalankan bisnis. Apa saja itu? Ini dia ulasannya:

1. Mengabaikan pelanggan

Dalam sebuah bisnis kita tentu mengenal apa itu pelanggan potensial dan pelanggan yang tidak berpengaruh banyak terhadap bisnis kita. Sebagai seorang yang memiliki bisnis, kita harus tahu mana pelanggan yang patut untuk dipertahankan, diperjuangkan dan mana yang bisa kita pecat. Kita harus paham bagaimana memperlakukan pelanggan yang melakukan bisnis dengan kita. Karena hampir setiap pelanggan memiliki karakter dan minat yang berbeda terhadap bisnis kita.

Untuk mendapatkan kesuksesan dalam setiap usaha bisnis, kita jangan pernah mengabaikan pelanggan sedikitpun. Sekalipun pelanggan itu rewel. Kita hanya perlu memberikan porsi yang berbeda dan memperlakukan mereka dengan cara yang berbeda. Dalam sebuah penjualan, pelanggan adalah aset paling berharga bagi sebuah bisnis.

2. Berhenti lebih banyak memasarkan produk dan mulai menjual cerita Anda

Ketika kita sudah banyak melakukan usaha untuk menjual produk ke pasaran, namun hasil yang didapatkan tidak memberikan peningkatan apa – apa. Mungkin ada baiknya jika kita melakukan hal yang berbeda. Kita bisa mulai menjual cerita dari bisnis kita. Yakinlah bahwa bisnis yang kita bangun memiliki banyak cerita menarik yang dapat menarik lebih banyak pelanggan baru. Mulai dari kelebihan produk, manfaat produk, kelebihan berbisnis disini, hingga testimonial pelanggan yang puas dengan bisnis Anda.

Tunjukan hal yang dapat membuat pelanggan baru Anda tertarik dengan apa yang sudah Anda miliki saat ini. Jangan hanya menjual produk baru dan berharap mendapatkan lebih banyak keuntungan dari sana. Galilah cerita dan keunikan lain dari produk dan pelayanan yang sudah lama Anda miliki.

Baca juga: [3 Tips Membawa Merek Anda Ke Pasaran dengan Story Telling]

3. Berhenti menetapkan tujuan yang tidak realistis

Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang realistis dalam menjalankan sebuah bisnis. Tujuan ini nantinya akan digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan Anda dan memberitahu Anda apa yang telah dicapai selama beberapa periode waktu. Target yang terukur akan membuat karyawan Anda tahu jumlah pekerjaan yang perlu dilakukan untuk memenuhi target perusahaan.

Tujuan Anda harus dapat diukur dan dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu. Anda juga harus mampu mengidentifikasi langkah – langkah penting dan prestasi yang perlu dicapai dalam jangka waktu tertentu dari bisnis Anda.

4. Berhenti mengabaikan potensi karyawan

Karyawan adalah aset paling berharga dari sebuah perusahaan. Bukan modal ataupun pendapatan, tapi potensi dari sumberdaya manusia di dalam sebuah perusahaan akan menjadi aset paling berharga bagi Anda. Setiap karyawan tentu memiliki minat, bakat dan potensi mereka masing – masing. Cobalah untuk melihat satu persatu dan memperhatikan apa yang menonjol dari diri masing – masing karyawan. Anda harus yakin bahwa mereka mampu menjadi modal terbesar bagi kesuksesan bisnis Anda.

Dukung apa yang karyawan inginkan, berikan mereka dorongan dan motivasi untuk bisa unggul pada setiap kemampuan yang mereka miliki. Jangan biarkan mereka takut untuk melangkah dan tidak melakukan apapun. Ini juga akan berdampak buruk bagi perusahaan.

Baca juga: [10 Alasan Kenapa Anda Harus Membuat Penilaian Prestasi Kerja Karyawan]

5. Berhenti mengorbankan visi, tujuan dan nilai inti perusahaan Anda

Untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis, kita tentu harus tahu, paham dan selalu ingat apa visi dan tujuan dari perusahaan kita. Kita juga harus mampu menjadi fleksibel dan terus beradaptasi dengan perkembangan di masyarakat. Ini dilakukan agar kita terus dapat meningkatkan produksi dan pencapaian dalam bisnis.

Anda juga bisa menanyakan kepada karyawan, apakah mereka tahu dan paham tentang visi perusahaan. Yang jelas ketika mereka sudah mulai memahami visi, tujuan dan nilai inti dari dalam perusahaan, mereka juga akan termotivasi untuk mencapai hal tersebut.

Dalam hal ini budaya perusahaan sangat penting untuk diikutsertakan. Dalam membangun sebuah perusahaan, kita harus bisa memberikan pengetahuan kepada karyawan tentang apa budaya perusahaan, apa saja yang sudah diwariskan didalamnya, dan bagaimana untuk melakukan hal itu dengan baik. Dengan begitu semua proses bisnis akan bisa terlaksana dengan mudah dan tentu saja membawa kesuksesan tersendiri bagi perusahaan.

Comments are closed.