IHSG Berpotensi Menguat Tertopang Aliran Modal Asing

PT.Bestprofit – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan bangkit (rebound) pada perdagangan Kamis (3/1) ini. Aliran modal asing (capital inflow) yang diperkirakan mengalir akan menjadi penopang pergerakan indeks.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pasar saham Indonesia saat ini masih mampu menarik investor asing. Jika transaksi beli asing signifikan, maka bukan tak mungkin indeks ikut melesat hari ini.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat, rentang pergerakan hari ini 6.002-6.355,” ungkap William seperti dikutip dari risetnya, Kamis (3/1).

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Pada perdagangan kemarin, pelaku pasar asing memang sudah tercatat beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp203,45 miliar. Sementara, net buy di all market sebesar Rp207,47 miliar.

Namun, bukan berarti indeks tak memiliki tantangan pada perdagangan hari ini. Gejolak harga komoditas yang terjadi saat ini masih menjadi sentimen negatif indeks.

“Tapi, hari kedua perdagangan pada tahun yang baru, IHSG masih terus memperlihatkan usaha kenaikan yang belum terhenti,” terang William.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan justru memproyeksikan IHSG akan melanjutkan pelemahannya jelang akhir pekan ini. Pelemahan akan terjadi akibat tekanan yang berasal dari faktor teknikal indeks.

Namun, Dennies memperkirakan pelemahan IHSG akan terbatas. “Optimisme investor pada awal tahun perdagangan yang diperkirakan akan ada January fffect,” papar Dennies dalam risetnya.

Asal tahu saja, Januari effect adalah fenomena penguatan sejumlah saham yang biasa terjadi setiap Januari. Dennies memprediksi, faktor-faktor tersebut akan membuat IHSG bergerak dalam kisaran support 6.142-6.161 dan resistance 6.202-6.224.

Diketahui, IHSG kemarin ditutup melemah 0,21 persen atau 13,32 poin ke level 6.181. Mayoritas atau sebanyak 258 saham terkoreksi, 157 saham menguat dan sisanya 122 lainnya bergerak stagnan.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan bursa saham Wall Street yang mayoritas menguat. Dow Jones misalnya, tadi malam naik 0,08 persen. Kemudian, S&P500 menanjak 0,13 persen dan Nasdaq Composite meningkat 0,46 persen.

Comments are closed.