Jangan Terjebak Ponsel Murah Berlabel ‘Smartphone’

Bestprofit Pekanbaru – Ponsel yang dijual ke pasaran tak seluruhnya smartphone (ponsel pintar). Konsumen harus hati-hati menilainya, jangan hanya karena harga murah malah jadi kecele.

Menurut Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan, kebutuhan akan smartphone sekarang ini menjadi wajib, terutama untuk kalangan menengah atas.

“Namun, harap hati-hati jangan terjebak dengan ponsel yang hanya berlabel kata smartphone tapi kemampuannya tidak bisa mengakomodir kebutuhan Anda,” ujarnya, dalam keterangan tertulis.

Tjandra menjelaskan, pertama kali yang harus diperhatikan konsumen dalam memilih smartphone adalah apakah perangkat tersebut memiliki spesifikasi yang menunjang dan memenuhi kebutuhan Anda atau tidak?

Kedua, apakah harga smartphone tersebut ramah dengan kantong Anda atau tidak?

Dua prinsip ini setidaknya menjadi acuan konsumen dalam memilih smartphone, Tjandra menegaskan.

Ditambahkannya, sekarang ini konsumen sudah terbiasa dengan hal yang serba instan, cepat, efektif dan efisiean. Cari informasi dan berita langsung dari ponsel. Update status langsung dari ponsel.

Maka dibutuhkan smartphone yang memiliki spesifikasi mumpuni, namun tetap terjangkau oleh konsumen. Untuk itu kami baru- baru ini merilis Vandroid S5J. Fiturnya lengkap, harganya terjangkau, sekitar Rp 1,8 jutaan, ungkap Tjandra, berpromosi.

Vandroid S5J sendiri hadir dengan layar 5 inch smart HD dengan teknologi One Glass Solution. Teknologi ini merupakan teknologi touch screen yang mengurangi jarak antara permukaan layar dalam dengan permukaan layar luar touch screen pada phablet.

Adapun dapur pacunya dibekali dengan prosesor quad core 1,2 GHz, RAM 1 GB dan memori internal 4GB ditambah adanya slot micro SD yang dapat menambahkan memori hingga 32GB.

Vandroid S5J ditunjang software Quick Camera Navigation. Ini merupakan aplikasi photo yang diklaim akan memudahkan para selfier saat mengabadikan momen-momen seru dengan cepat lewat kamera 3MP (depan) dan 8MP (belakang).

Comments are closed.