Jelang Data AS, Harga Emas Bersiaga

goldBestprofit Pekanbaru – Harga emas melonjak pagi ini (06/06) mencapai posisi tertingginya dalam 4 hari ini setelah para investor terkejut dengan keputusan ECB, disisi lain pasar juga menunggu data ekonomi AS mengenai angka lapangan kerja.

Harga emas diperdagangkan mendekati harga tertingginya dalam empat hari terakhir setelah dalam dua minggu tertekan. Para investor menunggu data ekonomi AS mengenai pekerja yang terekrut dalam sebulan ini. Angka lapangan kerja ini menjadi indikasi seberapa sehat ekonomi AS dan akan berdampak pada langkah The Federal Reserve dalam mengambil kebijakan moneternya.

Harga emas diperdagangkan di $1,254.09 per ons pagi ini di bursa Singapura naik tipis dari perdagangan sebelumnya di harga $1,253.63 , sekitar 0.4 persen kenaikan yang terjadi dalam sepekan ini. Pada perdagangan kemarin, harga emas juga sempat naik ke $1,257.73, yang merupakan harga termahal sejak 30 Maret ini, setelah pihak European Central Bank mengungkapkan kebijakan yang sebelumnya belum pernah merea jalankan , membuat suku bunga deposito minus yang berakibat jatuhnya Euro atas Dolar.

Kebijakan ECB untuk melunak telah mengejutkan pasar dan menahan orang untuk membeli emas kembali. Melemahnya Euro paska keputusan ECB tersebut menjadi sebuah tekanan bagi harga emas untuk bisa menguat kembali. Para Investor memalingkan perhatian mereka kepada data ekonomi AS mengenai angka lapangan kerja yang akan diterbitkan pada hari ini.

Data pemerintah AS diperkirakan akan menunjukkan adanya penambahan lapangan kerja sebesar 215,000 pekerjaan di bulan Mei ini, jatuhnya angka yang sebelumnya telah diungkapkan oleh pihak swasta pada minggu ini telah menjadi indikasi adanya pelemahan. Banyak perusahaan-perusahaan di AS yang sedikit sekali melakukan penambahan kerja pada sebulan terakhir ini umumnya lebih sedikit dari perkiraan awal. Pada 2013, harga emas tersungkur sebesar 28 % dengan mengakhiri laju kenaikan harga selama 12 tahunnya.

Jatuhnya harga emas dipicu dengan langkah The Federala Reserve mengakhiri atau mengurangi kebijakan pembelian obligasinya. The Fed akan melakukan pertemuan rutin pada 17-18 Juni ini, dimana diperkirakan akan mengurangi kembali besaran dana pembelian Obligasinya untuk menopang pertumbuhan. Sejak Januari silam, The Fed telah memangkas besaran dana ini, hal ini membuat indek saham mengalami kenaikan bahkan mencapai angka tertingginya.

Harga emas berjangka untuk kontrak perdagangan Agustus diperdagangkan pada harga $1,253.80 per ons di bursa Comex – New York, naik tipis dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya di harga $1,253.30. harga emas batangan dalam fluktuasi selama 60 hari terakhir ini telah berada pada harga-harga termurahnya sejak 2013 silam.

Comments are closed.