Jelang Sore Kemarin, Harga Logam Masih Lanjutkan Kenaikan

BESTPROFIT PEKANBARU – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Rabu(26/11), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi ketika ditutup lebih tinggi di sesi sebelumnya akibat didukung melemahnya kepercayaan konsumen di wilayah AS.

BESTPROFIT PEKANBARU

BESTPROFIT PEKANBARU

Jelang perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih tinggi 0.18% di level $1.199.90 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak perdagangan di sesi Asia, harga emas terpantau menyentuh level $1.198.10 untuk sesi terendah harian dan level $1.201.50 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan pada perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih tinggi 0.13% di level $16.633 per troy ounce, dengan menyentuh level $16.618 untuk sesi terendah harian dan level $16.710 untuk sesi tertinggi harian.

Di sesi sebelumnya, harga emas dan perak terpantau mendapat dukungan untuk bergerak naik ketika berlangsungnya perdagangan di sesi AS akibat melemahnya laporan kepercayaan konsumen AS yang memberikan tekanan bagi greenback untuk alami penurunan.

Berdasarkan laporan resmi dari Conference Board menyatakan bahwa kepercayaan konsumen AS telah mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 88.7 di bulan November, dari 94.1 di bulan Oktober.

Sementara itu, serangkaian laporan data ekonomi AS hari ini juga tengah menjadi perhatian para pelaku pasar, dimana data tersebut meliputi sebuah laporan pasar tenaga kerja AS, pasar manufaktur, pasar perumahan, dan belanja konsumen AS.

Pada laporan sektor tenaga kerja AS, survei ekonom telah memperkirakan bahwa angka klaim pengangguran akan mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 287.000, sedangkan untuk sektor manufaktur AS dengan pesanan barang tahan lama AS akan mengalami kenaikan sebesar 0.5%.

Sejalan dengan perkiraan tersebut, bisa diperkirakan bahwa serangkaian data tersebut akan memperlihatkan pemulihan ekonomi AS tengah terjadi yang tentunya akan memberikan penguatan bagi dolar AS, namun hal ini tentu akan melemahkan harga emas mengingat pergerakan harga logam cenderung berlawanan terhadap greenback.

Sumber : Financeroll

Comments are closed.