Kericuhan Hong Kong Picu Penurunan Saham Hong Kong

IHSG1Bestprofit Pekanbaru – Perusahaan Tiongkok hampir tidak ada aktifitas bisnis di Hongkong, terperangkap dalam harga pasar saham hampir selama delapan bulan, namun bagi para investor itu kesempatan untuk membeli.

Templeton Emerging Markets Group dan Aberdeen Asset Management Plc, yang mengawasi sekitar $590 miliar, keduanya sedang bersiap-siap untuk membeli saham terdaftar di Hong Kong selama selloff. Perusahaan mendapatkan hasil dari penjualan mereka yang terdiri hanya 13 persen dari indeks Hang Seng.

Sementara para investor yang mengandalkan Tiongkok setidaknya mendapat 54 persen, seperti yang dikutip dari Bloomberg.

Indeks saham patokan Hong Kong turun 3,2 persen di minggu ini, dikarenakan meningkatanya protes pro-demokrasi kericuhan politik sejak pertama dimulai di tahun 1960an. Sementara saham lokal pengecer dan pengembang yang paling terkena dampak paling besar. Penjualan seperti Bank OF Communication Co, yang mendapat sekitar 99 persen dari pendapatan Tiongkok.

Sedangkan kreditur terdaftar di saham Hong Kong jatuh 4,8 persen. Seperti yang dikatakan pengelolal uang di Hongkong, pasar bereaksi terhadap newsflow jangka pendek.

Comments are closed.