Kiwoom Securities: Overbought Perlambat Laju IHSG

LQ45Jakarta -Rencana pengumunan resmi kandidat presiden dan wakil presiden dapat mempengaruhi sentimen di tengah mixednya bursa dunia. 

IHSG bergerak cukup positif dengan menembus level psikologis 5,000 serta cukup tingginya aksi beli asing minggu lalu. Namun, kecenderungan overbought dapat memperlambat penguatan ini. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan tren positif hari ini.

ASRI – Tunda peluncuran produk
PT Alam Sutera Realty (ASRI) menunda peluncuran beberapa produk propertinya hingga selesainya proses Pilpres untuk mengantisipasi turunnya minat pembeli. Hingga akhir April lalu marketing sales ASRI telah mencapai Rp 1.1 Triliun, jauh dibawah target Rp 5 Triliun hingga akhir tahun. ASRI membukukan penurunan penjualan segmen realestate sebesar 6.04%Yoy menjadi Rp 803.77 Juta pada 1Q 2014 karena perusahaan tidak menjual apartemen dan gedung perkantoran pada 1Q 2014. Hingga saat ini ASRI telah menyerap dana belanja modal sebesar Rp 200 Miliar dari Rp 5 Triliun yang dianggarkan.

BUMI – Refinancing utang
PT Bumi Resources (BUMI) berencana menurunkan utang senilai US$ 1.5-2 Miliar tahun depan. Total kewajiban BUMI tercatat sebesar US$ 6.82 Miliar pada 1Q 2014 Vs US$ 7.3 Miliar pada akhir 2013 lalu. Salah satu langkah penurunan utang yang telah dilakukan adalah dengan cara menjual 19% saham PT Kalimantan Prima Coal (KPC) senilai US$ 746.94 Juta. Saat ini BUMI tercatat memiliki utang senilai US$ 1.3 Miliar kepada Country Forest Limited (CFL), anak perusahaan China Investment Corporation (CIC).

GWSA – Akuisisi dua perusahaan
PT Greenwood Sejahtera (GWSA) mengakuisisi dua perusahaan pemilik lahan di Surabaya dengan total nilai akuisisi Rp 620 Miliar. GWSA akan mengakuisisi PT Bangun Gitanusa Sarana dan PT Trisakti Makmur Persada. Akuisisi Bangun Gitanusa telah selesai pada Februari 2014, namun akuisisi Trisakti Makmur ditargetkan selesai pada bulan ini. GWSA mengakuisisi Bangun Gitanusa dengan nilai Rp 120 Miliar untuk mendapatkan lahan seluas 3,500 m² untuk dibangun apartemen, kemudian Trisaksti Makmur dengan lahan seluas 13,000 m² untuk dibangun apartemen, perkantoran dan pusat perniagaan. GWSA menargetkan proyek baru tersebut akan dilakukan pada tahun depan.

SIDO – Rencana akuisisi Berlico Farma
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) akan mengakuisisi 99.9% saham PT Berlico Mulia Farma, perusahaan farmasi yang memiliki pabrik di Sleman (Yogyakarta) dengan nilai akuisisi sekitar Rp 150 Miliar. Dana yang digunakan untuk pembelian Berlico Farma tidak berasal dari dana hasil IPO. Namun, dana akuisisi bersumber dari kas internal perseroan. SIDO menargetkan transaksi akuisisi tersebut selesai pada akhir Mei 2014.

Comments are closed.