Konstruksi Tol Semarang-Demak Capai 10 Persen

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut proses konstruksi Tol Semarang-Demak seksi II sudah mencapai 10,56 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan selain untuk jalan kendaraan, tol juga dibangun untuk menanggulangi rob di Semarang.

“Beberapa waktu lalu Tol Trans Jawa diresmikan dari Merak sampai dengan Pasuruan dan akan kami teruskan hingga ke Banyuwangi. Kami juga membangun Tol Semarang – Demak yang digabungkan dengan tanggul laut sekaligus untuk menanggulangi rob di Semarang,” kata Basuki seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/8).

Tol Semarang-Demak dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp15,3 triliun. Pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak dilakukan dengan skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU).

Pembangunan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya – PT Pembangunan Perumahan KSO, konsultan supervisi PT Virama Karya dan konsultan perencana PT LAPI – ITB.

Jalan tol ini terbagi menjadi dua seksi. Pertama, seksi I (Semarang – Sayung) sepanjang 10,69 kilometer (km) yang dibangun dengan dukungan pemerintah.

Sementara seksi II (Sayung – Demak) sepanjang 16,31 km merupakan tanggung jawab Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

 

 

Pembangunan seksi I masih dalam proses pengajuan Green Book dan penyusunan Desain Rencana Teknik Akhir (RTA). Sementara progres pembangunan seksi II sudah mencapai 30,53 persen untuk pembebasan lahan dan 10,56 persen untuk fisik.

Konstruksi seksi I direncanakan selesai pada akhir 2022. Sementara itu seksi II ditargetkan selesai Juni 2022.

Secara teknis Jalan Tol Semarang-Demak direncanakan memiliki dua simpang susun. Kehadiran Tol Semarang – Demak nantinya selain diharapkan bisa mendukung kawasan industri juga wisata religi di Demak.

1Pingbacks & Trackbacks on Konstruksi Tol Semarang-Demak Capai 10 Persen