Laba Bersih Wijaya Karya Turun ke Rp105 M pada Kuartal I 2021

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika meraup laba bersih sebesar Rp105 miliar pada kuartal I 2021. Angka itu turun 31 persen dari periode yang sama tahun lalu, Rp152,37 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, perolehan laba pada tiga bulan pertama tahun ini ditopang oleh penjualan sebesar Rp3,92 triliun.

Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito mengungkapkan capaian tersebut menjadi bekal perusahaan untuk menjaga aktivitas produksi perusahaan ke depan.

Manajemen, sambung Agung, juga telah merumuskan sejumlah strategi untuk menjaga keberlanjutan usaha. Menurut Agung, salah satu kuncinya adalah memastikan kondisi kesehatan setiap karyawan.

“Perusahaan juga fokus pada kondisi likuiditas keuangan melalui monitoring cash flow secara berkala dan penerapan efisiensi di semua lini,” ujar Agung dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Senin (31/5).

Agung berharap dengan implementasi strategi tersebut, perusahaan mampu menjadi perusahaan konstruksi terdepan yang berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur Indonesia di era normal baru.

Hingga April tahun ini, lanjut Agung, perseroan telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp5,54 triliun yang kemudian menambah order book menjadi Rp77,13 triliun.

Kontrak baru terbesar berasal dari sektor infrastruktur diantaranya proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur, Pembangunan Infrastruktur Kawasan Mandalika, serta rumah dinas TNI AD di 35 titik seluruh Indonesia. Kontrak baru juga berasal dari sektor industri, energi dan industrial plant serta properti.

Comments are closed.