Microsoft Ungkap Kemunculan Surface Duo dan Neo

Sempat mati suri selama dua tahun, Microsoft akhirnya kembali dengan kemunculan dua perangkat dengan desain lipat. Surface Duo dan Surface Neo menjadi dua perangkat baru yang dikenalkan dalam hajatan pada Rabu (2/10) di New York, AS.

Menariknya, Microsoft tidak menyebut Surface Duo sebagai sebuah ponsel lantaran ketika kedua sisnya dibuka maka tampilan menyerupai tablet.

“Ini adalah Surface,” ucap CEO Microfost, Satya Nadella disela peluncuran Surface terbaru.

Kendati menampilkan dua sisi layar, Surface Duo tidak bisa disamakan dengan Samsung Galaxy Fold atau Huawei Mate X. Microsoft mengatakan tidak mengikuti kategori perangkat selayaknya yang sudah ada, tapi hendak menciptakan kategori baru.

Surface Duo memiliki dua layar terpisah dengan masing-masing berukuran 5,6 inci dan 8 inici ketika tidak dilipat.

Untuk pertama kalinya, Microsoft juga menggunakan sistem operasi Andorid pada Surface Duo. Perangkat ini didukung dengan prosesor Snapdragon 855.

Meskipun tidak mau dikategorikan sebagai ponsel, namun Surface Dua tetap bisa melakukan panggilan telepon.

Mengutip Wierd, kedua layar Surface Duo bisa dipakai untuk menjalankan dua aplikasi berbeda secara bersamaan. Tak hanya itu, dua aplikasi tersebut bisa digabungkan untuk ditampilkan dalam satu layar.

“Jika Anda akan memiliki perangkat yang pas di saku dan Anda dapat melakukan panggilan telepon serta ingin menjalankan aplikasi. Masuk akal bagi kami untuk memilih Android,” .

Surface Neo. (Foto: Screenshot via web Microsoft.com)

Surface Neo

Dalam kesempatan yang sama, Microsoft juga mengumumkan kemunculan laptop dua layar Surface Neo. Masing-masing bentang layar memiliki ukuran 5,6 inci dan 8,3 inci.

Selain bisa dipakai sebagai laptop, Surface Neo juga bisa berfungsi sebagai tablet yang bisa diputar hingga 360 derajat. Neo menggunakan sistem operasi Windows 10x.

“Kami mulai benar-benar dengan tujuan bagaimana bisa membantu membuat orang lebih produktif,” kata Wakil Presiden Korporat, Grup Modern Life, Search & Devices, Microsoft Corp Yusuf Mehdi seperti dilansir Cnet.

Microsoft belum bersedia membeberkan spesifikasi maupun fitur yang akan tersedia di keduanya.

Perangkat ini tidak akan diluncurkan hingga musim libur 2020. Microsoft berdalih masih akan memberikan waktu lebih bagi pengembang untuk mengembangkan aplikasi.

Menurut Nadella, hal terpenting bagi perusahaannya kali ini bukan menyoal sistem operasi, tetapi model aplikasi dan pengalaman bagi pengguna.

“Bagaimana orang akan mengembangkan aplikasi untuk Duo dan Neo akan lebih banyak berkaitan satu sama lain, dibandingkan hanya membuat aplikasi Windows atau Android, karena ini berhubungan dengan grafik Microsoft,” ucap Nadella.

Comments are closed.