Minyak Mentah AS Merosot

Bestprofit-futures : Minyak mentah berjangka ditutup menurun dengan kekhawatiran atas meluapnya persediaan global menjaga harga benchmark AS di bawah $ 60 per barel. Sementara itu, harga gas alam naik hampir 5% dikarenakan cuaca yang lebih hangat di sebagian besar wilayah AS mengangkat prospek permintaan untuk pendinginan, dan potensi badai di Teluk Meksiko menimbulkan kekhawatiran atas produksi dan konsumsi energi di wilayah tersebut. Gas alam untuk kontrak bulan Juli melonjak 13,9 sen atau 5,1% untuk menetap di level $ 2,889 per juta British thermal unit di New York Mercantile Exchange.

mnyak mntah

 

 

 

 

Pada sektor minyak, minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Juli turun 44 sen atau 0,7% menjadi berakhir pada $ 59,52 per barel, menyusul kenaikan sebesar 1,4% pekan lalu. Brent mentah untuk kontrak bulan Juli terpantau turun $ 1,26 atau 2% ke level $ 62,61 per barel di bursa ICE Futures London, sementara minyak mentah untuk kontrak bulan Agustus yang lebih aktif diperdagangkan, turun 69 sen atau 1,1% menjadi ditutup pada $ 63,95 per barel. Di Nymex, bensin untuk kontrak bulan Juli turun 2,2 sen atau 1% ke level $ 2,099 per galon, sementara minyak pemanas bulan Juli turun 1,9 sen atau 1% untuk menetap di $ 1,870.

Laporan yang dirilis pada hari Jumat dari Commodity Futures Trading Commission AS menunjukkan bahwa investor spekulatif terus keluar dari pasar minyak. “manajer keuangan telah melakukan penjualan bersih sebanyak 19.729 kontrak minyak mentah WTI dalam pekan yang berakhir tanggaal 9 Juni, dengan likuidasi panjang mendominasi arus.” kata Citi Futures.

Para pedagang mengatakan bahwa arus keluar spekulatif bisa meningkat setelah batas waktu tanggal 30 Juni untuk kesepakatan nuklir Iran jika kesepakatan tersebut tercapai dengan Tehran, yang mana dapat membuka jalan lebih lebar bagi minyak mentah Iran untuk masuk ke pasar.

 

Sumber : http://financeroll.co.id/news/minyak-mentah-as-merosot-2/

Comments are closed.