Mulai 2039 Mercedes-Benz Berhenti Jual Mobil Tradisional

Mercedes-Benz berencana berhenti menjual mobil bermesin pembakaran dalam tradisional mulai 2039. Pabrikan otomotif raksasa dari Jerman ini menginginkan kendaraan baru yang disebut ‘karbon netral‘ sebagai penggantinya.

“Kami membidik memiliki mobil penumpang ‘karbon netral’ dalam 20 tahun,” kata Ola Kallenius yang bakal menggantikan Dieter Zetsche sebagai Chairman Daimler -induk Mercedes-Benz- mulai pekan depan.

Pernyataan itu menandakan pada 2039 setiap mobil Mercedes-Benz mengenakan teknologi hibrida atau murni listrik. Kendaraan berteknologi listrik merupakan fokus Mercedes-Benz saat ini, kata Kallenius, yang juga menyebut pihaknya sedang memikirkan teknologi lain seperti fuell cell atau eFuels.

“Hari ini, tidak ada yang tahu kombinasi penggerak mana yang terbaik melayani kebutuhan konsumen 20 tahun dari sekarang,” katanya.

Sebelumnya Daimler pernah menyatakan bahan bakar sintetis dengan energi tergantikan bisa membuat mobil hibrida tidak menghasilkan emisi karbon dioksida. Meski begitu bahan bakar seperti itu dikatakan belum tersedia di pasaran.

Kallenius mengatakan Daimler mau mencapai 50 persen penjualan kendaraan listrik pada 2030 dan berjanji membuat pabrik mereka di Eropa netral karbon dioksida pada 2020.

Saat ini pabrikan Jerman bergerak lebih aktif ke teknologi listrik buat mengantisipasi regulasi emisi yang akan semakin ketat di Eropa mulai 2020. Bila tidak bisa memenuhi standar sesuai regulasi maka pabrikan mendapatkan penalti.

Comments are closed.