Nissan Bantah Kerja Sama, Tak Mau Produksi Apple Car

Nissan Motor Co Ltd menyangkal pemberitaan yang menjelaskan produsen mobil asal Jepang ini sempat didekati Apple Inc dalam beberapa bulan terakhir terkait kemungkinan kerja sama untuk proyek mobil listrik dan otonom.

 

Financial Times sebelumnya mengabarkan sempat ada pembicaraan singkat antara kedua perusahaan yang kemudian tertunda lantaran Nissan menolak memproduksi mobil bermerek Apple. Ditambahkan juga pembicaraan dengan Apple belum sampai ke tingkat manajemen senior.

“Kami tidak dalam pembicaraan dengan Apple,” kata juru bicara Nissan seperti diberitakan Reuters, Senin (15/2).

 

“Meski begitu Nissan selalu terbuka untuk menjajaki kolaborasi dan kemitraan untuk mempercepat transformasi industri,” katanya lagi.

Menurut Reuters juru bicara itu menolak memberi keterangan lebih lanjut. Perwakilan Apple juga tidak segera merespons terkait hal ini.

Sumber AFP dari Nissan yang memahami masalah ini juga mengatakan perusahaan ‘tidak butuh Apple untuk jualan’ mobil sendiri. Dari pernyataannya terindikasi Nissan berat untuk memproduksi mobil listrik otonom bermerek Apple meski diprediksi upaya ini sudah diiming-imingi pertukaran teknologi dan lain sebagainya.

“Saat Anda membuat produk di bawah merek Apple, Anda memberikan jiwa Anda – dan juga margin keuntungan – ke Apple,” kata sumber AFP.

“Kami tidak tertarik memberikan kepada Apple terbaik yang kita tawarkan. Ini seharusnya di bawah merek Nissan,” katanya lagi.

Sebelum dikabarkan mendekati Nissan, Apple sempat dilaporkan merapat ke Hyundai Motor Group. Namun pembicaraan belum berlanjut usai kekhawatiran Hyundai menjadi produsen kontrak bagi Apple.

Pada Desember 2020 Apple dikabarkan melanjutkan proyek mobil listrik dan otonom yang sebenarnya sudah dikerjakan sejak 2014. Proyek ini sekarang ditargetkan memproduksi mobil penumpang termasuk baterai dengan teknologi terobosan pada 2024.

Comments are closed.