Kenaikan harga minyak akan bebani Garuda dan AirAsia

Garuda Indonesia airplane as seen at tarmac of the Soekarno Hatta airport in Jakarta, Indonesia, December 18, 2017. REUTERS/Beawiharta

PT Best Profit Futures Pekanbaru Awal tahun ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan anggota baru. PT AirAsia Indonesia Tbk resmi masuk ke bursa dengan skema backdoor listing lewat langkah akuisisi PT Rimau Multi Putra Prima Tbk. Kode saham CMPP pun kini jadi milik AirAsia Indonesia.

Cuma, kinerja AirAsia Indonesia masih belum moncer. Pendapatan maskapai berbiaya murah ini hingga semester I 2017 memang meningkat 6,06% year-on-year (yoy) menjadi Rp 1,92 triliun. Namun, beban usaha mereka mencapai Rp 1,71 triliun. Sehingga, AirAsia Indonesia masih harus menanggung rugi sebesar Rp 557,78 miliar. Best Profit Pekanbaru

Walau masih merugi, bukan berarti CMPP tak punya rencana ekspansi. “Tahun ini, kami berencana mendatangkan dua pesawat Airbus A320 untuk menambah armada yang sudah ada, diikuti oleh pembukaan beberapa rute baru,” ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan.

Emiten penerbangan lainnya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) juga mencatatkan kerugian US$ 222,04 juta di kuartal III 2017. Tapi, maskapai pelat merah ini juga tetap berekspansi. PT Bestprofit Pekanbaru

Kami berencana memaksimalkan utilisasi pesawat, dengan menambah frekuensi penerbangan dan menambah rute penerbangan baru. Terutama dari kota-kota besar seperti Medan, Palembang, dan Makassar,” ujar VP Corporate Communication GIAA Ikhsan Rosan.

Hanya, emiten penerbangan, menurut Analis Paramitra Alfa Sekuritas William Siregar, punya sejumlah tantangan tahun ini. Biaya operasional yang besar serta kenaikan harga minyak dunia akan membebani sektor ini. “Jika melihat laporan keuangan GIAA di kuartal III 2017, beban operasional mereka mencapai 60% dari total pendapatan,” ujar William ke KONTAN.

Beban tersebut didominasi oleh bahan bakar yang mencapai 50%. Tak heran, GIAA masih menderita kerugian. Di tahun ini, beban operasional perusahaan penerbangan itu akan Meningkat. Maklum, harga emas hitam diprediksikan bakal menyentuh level US$ 90 per barel sehingga harga avtur terkerek. Bpf Pekanbaru

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada menilai, kinerja emiten sektor ini sangat tergantung pada volume penumpang, harga tiket, serta biaya bahan bakar. Jika ada peningkatan volume penumpang dari penambahan destinasi penerbangan, kinerjanya bisa membaik. “Namun, kebutuhan bahan bakar juga meningkat,” sebut dia.

Reza pesimistis, kinerja CMPP dan GIAA bakal positif tahun ini. Ia bersikap netral pada kedua saham emiten tersebut. William juga melihat, emiten penerbangan seperti CMPP dan GIAA bakal underperform. Kemarin, harga saham CMPP melemah 10,27% di Rp 498 dan GIAA stagnan Rp 302 per saham.

Mata uang dollar AS masih melemah

FILE PHOTO: U.S. Dollar banknotes are seen in a box at the Money Service Austria company's headquarters in Vienna, Austria, November 16, 2017. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo

PT Best Profit Futures Pekanbaru Kurs rupiah ternyata masih bisa menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Kemarin, kurs spot rupiah menguat 0,19% ke level Rp 13.400 per dollar AS. Kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia (BI) juga menanjak 0,16% menjadi Rp 13.427 per dollar AS.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan, penguatan rupiah ditopang rencana China mengurangi pembelian obligasi AS. Selain itu, sentimen keputusan Bank of Japan (BoJ) mengurangi stimulus masih terasa di pasar. Best Profit Pekanbaru

Kedua sentimen ini otomatis membuat dollar AS tertekan,” kata David, kemarin. Belum lagi, harga komoditas energi, seperti minyak mentah, melejit akibat produksi AS yang berkurang.

Analis Monex Future Investindo Putu Agus Pransuamitra menilai penguatan kurs rupiah akan berlanjut. Sebab, data ekonomi AS diperkirakan tak terlalu bagus. Indeks harga produsen AS di Desember diperkirakan turun ke 0,2% dari sebelumnya 0,4. PT Bestprofit Pekanbaru

Hitungan Putu, rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.360–Rp 13.435 per dollar AS. Sedangkan David memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.370–Rp 13.430 per dollar AS. Bpf Pekanbaru

Rupiah terimbas sentimen positif program Bank of Japan

A bank employee walks near Indonesian rupiah bank notes wrapped in plastic and ready for delivery to the bank's branches at Bank Mandiri's headquarters in Jakarta, Indonesia November 14, 2017. REUTERS/Darren Whiteside

PT Best Profit Futures Pekanbaru Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih bergerak sideways. Tapi, kali ini mata uang Garuda menunjukkan kecenderungan kenaikan. Kemarin, kurs spot rupiah naik 0,10% menjadi Rp 13.425 per dollar AS. Tetapi kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) masih melemah 0,16% ke level Rp 13.449 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, rupiah bergerak dengan kecenderungan menguat lantaran dollar AS sedang tertekan. The greenback terkena sentimen negatif setelah Bank of Japan (BoJ) memutuskan mengurangi stimulus. Best Profit Pekanbaru

Jepang menggelar pengetatan moneter dengan mengurangi pembelian obligasi bertenor 10 tahun-25 tahun dan obligasi 25 tahun-40 tahun. Nilai pengurangan masing-masing mencapai ¥ 10 miliar.

Indeks dollar AS kemarin juga melemah. Per pukul 17.30 WIB, indeks dollar AS melemah 0,18% ke level 92,37. “Ini membuat dollar AS mengalami pelemahan,” kata Lukman Leong, Analis Valbury Asia, Tapi ia menilai pelemahan tersebut hanya bersifat teknikal. PT Bestprofit Pekanbaru

Oleh karena itu, para analis melihat kecenderungan rupiah menguat cuma sementara. Lukman memprediksi, jika data inflasi Negeri Paman Sam yang dirilis Jumat masih sesuai perkiraan pasar, maka dollar AS akan kembali naik. Pelaku pasar memprediksi, inflasi AS Desember mencapai 0,1%. Angka ini lebih rendah dari inflasi November yang mencapai 0,4%.

Sedang dari dalam negeri belum ada katalis positif yang cukup kuat menopang pergerakan rupiah. Karena itu, Lukman memperkirakan rupiah hari ini masih turun dan bergerak di kisaran Rp 13.425–Rp 13.450 per dollar AS. Sedangkan menurut hitungan Josua, kurs rupiah ada di kisaran Rp  13.400–Rp 13.470 per dollar AS. Bpf Pekanbaru

1 2 3 4 776