Rossi layak juara, Lorenzo bakal kembali ke puncak

rossi

Bestprofit | Rossi layak juara, Lorenzo bakal kembali ke puncak

Bestprofit – Pembalap Pull & Bear Aspar Team, Karel Abraham menyatakan ada empat rider yang berpeluang besar meraih gelar dunia MotoGP 2017, yakni Maverick Vinales, Marc Marquez, Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Dalam wawancaranya bersama GPOne, rider asal Ceko ini mengaku menjagokan Dovizioso yang juga mengendarai Ducati seperti dirinya.

Di sisi lain, Abraham yakin bahwa Rossi yang membela Movistar Yamaha MotoGP layak mendapatkan gelar ke-10, mengingat rider berusia 38 tahun ini masih mampu memperebutkan kemenangan, apalagi sukses menduduki peringkat runner up selama tiga musim terakhir.

Saya punya empat nama kandidat. Mack punya talenta hebat dan ia bisa menang. Marc bahkan kini lebih kuat dan ia benar-benar mencoba meraih gelar. Meski tak muda lagi, Vale juga masih bugar. Ia telah balapan bertahun-tahun, masih cepat dan layak dapat gelar ke-10. Dovi merupakan salah satu favorit saya dan saya menyilangkan jari untuknya,” ujar Abraham.

Musim ini, Abraham mengendarai Desmosedici GP15, motor Ducati yang telah berusia dua tahun. Meski hasil balapnya tak terlalu gemilang, ia cukup puas atas performa motornya. Lain halnya dengan Jorge Lorenzo, yang mengendarai Desmosedici GP17 namun masih kerap mengeluhkan berbagai aspek teknis yang menghalanginya memperebutkan gelar.

Jorge sedikit kesulitan, tapi saya sudah mengiranya. Tapi ia telah meraih hasil baik, seperti podium di Jerez. Soal motor, ia mulai terbiasa. Dovi juga kesulitan selama beberapa musim, tapi kini ia terus memperebutkan kemenangan. Jorge akan menjalani dua musim dan ia akan terbiasa dengan Ducati. Ia akan semakin cepat dan berada di puncak,” pungkas Abraham.

Bestprofit

PT Bestprofit

Bursa Asia dibuka di zona merah

An investor is reflected in a window displaying a board showing stock prices at the Australian Securities Exchange (ASX) in Sydney, Australia, July 17, 2017. REUTERS/Steven Saphore

 

Best Profit | Bursa Asia dibuka di zona merah

 

Best Profit – TOKYO. Bursa Asia melemah pada perdagangan Senin pagi. Indeks utama di Jepang, Australia dan Korea Selatan dibuka di zona merah. Bloomberg mencatat, pukul 07.46 WIB, indeks Nikkei 225 melorot 0,84%. Lalu, ineks Kospi turun 0,15% dan indeks S&P/ASX 200 jatuh 0,84%.

Sebagian besar sektor perdagangan di bursa Australia memerah. Begitu pula sektor keuangan melemah karena saham-saham perbankan tertekan. Saham ANZ turun 1%, Commonwealth Bank tergerus 0,88%, Westpac turun 0,99% dan National Australia Bank jatuh 1,07%.

Pasar saham Asia dibuka melemah di saat pelaku pasar fokus pada pelemahan dollar AS, dan mengantisipasi hasil pertemuan The Fed pada pekan ini. Senin pagi, indeks dollar AS jatuh dari posisi 95,00 di pekan lalu ke level 93,85. Vishnu Varathan, ekonom senior di Mizuho Bank menyebutkan, pelemahan dollar yang terlihat pekan lalu.

Karena akumulasi sejumlah peristiwa, yaitu kegagalan senat meloloskan RUU kesehatan, dan penyelidikan atas kepentingan bisnis Trump. “Dan nada kebijakan optimistis dari Bank Sentral Eropa dan Reserve Bank of Australia,” katanya dalam catatan seperti dilansir CNBC, Senin.

Menjelang pertemuan The Fed, sebagian besar analis tidak berekspektasi bank sentral AS akan mengubah suku bunga. Komite Pasar Terbuka Federal bisa dijamin akan menahan suku bunga pada  Rabu nanti. Satu-satunya pertanyaan adalah apakah mereka memutuskan untuk memberikan panduan kapan mereka akan memulai proses penyusutan neraca,” kata Ray Attrill, Kepala strategi valas di National Australia Bank.

Best Profit

Bestprofit

Indeks Eropa mixed cenderung turun

Traders work in front of the German share price index, DAX board, at the stock exchange in Frankfurt, Germany, July 18, 2017. REUTERS/Staff/Remote

 

PT Bestprofit | Indeks Eropa mixed cenderung turun

 

PT Bestprofit – JAKARTA. Bursa saham Eropa ditutup mixed pada perdagangan Kamis setelah bank sentral Eropa memutuskan untuk menahan suku bunga acuan. Indeks Stoxx 600 melorot 1,47 poin atau 0,38% ke angka 384,07. Indeks DAX Jerman turun tipis 4,80 poin atau 0,04% ke level 12.447,25. Indeks CAC Prancis pun turun 16,85 poin atau 0,32% ke level 5.199,22.

Indeks FTSE justru kuat menanjak 56,99 poin atau 0,77% ke level 7.487,87. Nilai tukar euro menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) setelah Gubernur European Central Bank (ECB) Mario Draghi merilis pernyataan bahwa bank sentral akan mulai mendiskusikan penurunan quantitative easing pada musim gugur alias sekitar September mendatang.

ECB menahan suku bunga acuan dan melanjutkan pembelian obligasi € 60 miliar per bulan hingga akhir 2017. Indeks FTSE 100 diuntungkan oleh penurunan kurs sterling terhadap euro dan dollar AS. “Sterling turun karena tidak ada kemajuan atas pembicaraan Brexit, kata Neil Wilson, senior market analyst ETX kepada BBC.

Proses Brexit ini masih dalam tahap negosiasi kedua di Brussels. Kepala negosiator Uni Eropa, Michel Barnier mengatakan, sudah ada beberapa area kesepakatan. Tapi masih ada perbedaan fundamental soal hak-hak warga. FTSE masih menanjak meski harga saham EasyJet anjlok lebih dari 6%. Maskapai ini mengungkapkan kisaran laba antara £ 380 juta dan £ 420 juta, masih di bawah laba tahun lalu £ 495 juta.

Sedangkan di Eropa, harga saham Wartsila naik karena laba yang lebih tinggi ketimbang ekspektasi. Harga saham produsen pembangkit listrik dan teknologi perkapalan ini naik lebih dari 7% dan mencapai level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan intraday. Harga saham Unilever naik 1,7% meski penjualan emiten konsumer ini lebih rendah ketimbang perkiraan.

PT Bestprofit

Best Profit

1 2 3 4 738