Mengenal Sejarah Internet

BESTPROFIT – Internet atau World Wide Web (www) berumur 30 tahun pada 11 Maret kemarin. Namun, sebenarnya sejarah internet sudah dimulai sejak lima puluh tahun lalu. Usia 30 tahun ini terhitung dari akses World Wide Web yang dikhususkan untuk publik ditemukan pada 1989.

Selama itu juga internet telah berkembang dan menjadi kesatuan gaya hidup yang tak terpisahkan dari keseharian kita. Mulai untuk mendapatkan berita, memesan transportasi serta makanan, membeli tiket, bahkan bekerja, dapat dilakukan dengan mudah melalui sentuhan jari.

Konsep kerja Internet sendiri adalah menghubungkan komputer pengguna dengan komputer-komputer lain di seluruh dunia, memungkinkan pengguna yang terhubung untuk saling berinteraksi. Dari konsep itulah, sebutan online yang berarti ‘dalam jaringan’ lahir.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Berikut adalah poin-poin penting dalam sejarah internet, hingga menjadi aspek pembentuk peradaban modern kita saat ini.

1969: Internet dicetuskan 
Pada Oktober 1969, peneliti-peneliti di Universitas California di Los Angeles (UCLA) berupaya untuk mengirimkan data dari satu komputer ke komputer lain. Mereka berupaya untuk mengirimkan tiga huruf, yaitu ‘LOG’, ke komputer kedua dalam bentuk kode biner, dimana komputer kedua nantinya akan menambahkan dua huruf lagi, sehingga menjadi ‘LOGIN’.

Suksesnya penelitian tersebut melahirkan proyek ARPANET, yang dikembangkan dan ditujukan untuk keperluan militer Amerika Serikat. Sistem yang dinyatakan sebagai pendahulu internet tersebut semakin bertumbuh, dari yang sebelumnya hanya menghubungkan 4 komputer, menjadi 13 pada 1970. Pada 1981, telah ada 231 komputer yang terhubung dalam jaringan ARPANET.

1971: Surat elektronik pertama
Ray Tomlinson, seorang Amerika, pada tahun 1971, mengirimkan surat elektronik pertama menggunakan ARPANET, dan mencetuskan penggunaan simbol ‘@’ dalam alamat surel kita saat ini. Simbol ‘@’ digunakan untuk memisahkan nama pengguna, dengan jaringan yang sedang digunakan.

1983: Komunikasi antar jaringan
Sebelumnya, agar dua komputer dapat berkomunikasi satu sama lain dalam satu jaringan, diperlukan semacam ‘protokol’ berupa rangkaian tahapan, yang ditentukan oleh pengatur komunikasi. Pada 1970, Robert Kahn, dan Vinton Cerf, mengembangkan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memungkinkan pertukaran data dilakukan bukan hanya dalam komputer dengan jaringan yang sama, melainkan juga dalam jaringan berbeda. Penggunaan TCP/IP masih digunakan hingga hari ini. ARPANET mengadopsi teknologi ini pada 1 Januari 1983, memungkinkan hubungan dengan jaringan komputer lain seperti Universitas. Pada poin inilah, internet ada dalam wujudnya yang kita kenal sekarang.

1990: Lahirnya WWW

WWW dicetuskan oleh Tim Berners- Lee pada 12 Maret 1989, yang saat itu bekerja untuk lab fisika CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir). Ia mengusulkan sistem manajemen informasi yang terdesentralisasi.

Pada saat itu, CERN memiliki ribuan karyawan, dan semakin banyak dengan masuknya karyawan baru. Sangat sulit untuk mendapatkan informasi yang mungkin berkaitan, tetapi tidak diketahui, karena tempat penyimpanan yang berbeda tempat.

Usulnya adalah sistem koneksi hypertext, serta pencarian menggunakan kata kunci, yang dihubungkan dengan informasi-informasi terkait.

Pada tahun 1990, Robert Cailliau dari Belgia membantu mengembangkan usul Berners-Lee. Penemuan ini didasarkan pada dua pilar, yaitu: bahasa pemograman HTML, yang memungkinkan keberadaan website, serta protokol pertukaran hypertext HTTP, yang memungkinkan pengguna meminta, dan menerima laman yang diinginkan.

Sistem ini kemudian disebarluaskan pada April tahun 1993, dan semakin populer seiring rilisnya Mosaic pada bulan November. Mosaic merupakan situs pencari (search engine) pertama. Jumlah situs yang dapat diakses, kemudian meledak dari beberapa juta di awal 1990, menjadi 400 juta pada tahun 2000.

2000an: Jejaring sosial, dan perangkat mobile
Tahun 2000 mulai menjadi titik penggunaan jejaring sosial. Jejaring sosial mulai diciptakan pada tahun 2003, hingga setahun kemudian, Mark Zuckerberg menciptakan Thefacebook.com yang awalnya ditujukan untuk menghubungkan mahasiswa-mahasiswa Harvard. Facebook kemudian berkembang menjadi salah satu raksasa media sosial dengan sekitar 2,3 miliar pengguna.

Pada tahun 2007, Apple mengguncang dunia dengan iPhone, dan memulai tren ponsel pintar yang kita ketahui hari ini, sementara selama 10 tahun, layanan berlanggan untuk mobile broadband telah meningkat dari 268 juta, menjadi 4,2 miliar di seluruh dunia.

Pendiri Instagram Sebut Pemecahan Perusahaan Bukan Solusi

BESTPROFIT – Pendiri Instagram Mike Krieger dan Kevin Systrom mengatakan bahwa pemerintah perlu mengidentifikasi masalah sebelum menyatakan untuk memecah perusahaan sebagai bentuk penyelesaian.

Dilansir dari The Star, pernyataan pemecahan ini berasal dari Senator Demokratik Elizabeth Warren, saat kampanye di Long Island City. Elizabeth mengusulkan rencana untuk memecah perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di Amerika, diantaranya adalah Amazon, Google, Apple, serta Facebook.

Rencana aturan yang dinyatakan Elizabeth ini dapat memaksa pengembalian akuisisi-akuisisi yang pernah terjadi seperti Facebook dengan WhatsApp dan Instagram.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Seperti dilansir dari New York Times, ada pula Amazon yang menambahkan Whole Foods, serta pembelian Waze oleh Google.

Sebagai bentuk respon Krieger atas pernyataan tersebut, ia berkata bahwa masing-masing perusahaan memiliki regulasi, serta keputusan hukum yang berbeda-beda. Kepemilikan Facebook terhadap berbagai aplikasi media sosial, misalnya, tidak bisa disamakan dengan potensi bisnis Amazon atau struktur app store milik perusahaan Apple.

Systrom ikut menambahkan bahwa ada banyak alasan masuk akal kenapa banyak orang merasa kesal dengan perusahaan teknologi, mulai dari tingginya harga sewa tempat tinggal di lokasi dekat jaringan perusahaan, hingga aksi Russia yang ikut campur terhadap pemilihan umum.

“Kita hidup di waktu yang saya pikir, kemarahan terhadap perusahaan teknologi besar meningkat hingga sepuluh kali lipat,” katanya dalam konferensi South by Southwest yang dilangsungkan di Austin, Texas, AS.

“Tetapi tidak berarti semua jawabannya ada pada memecah perusahaan. Ketakutan saya terletak pada proposal pemecahan perusahaan ini hanya berdasarkan perasaan masyarakat yang bersikap anti-teknologi, dan bukannya menyelesaikan masalah sesungguhnya dengan solusi sesungguhnya, seperti yang seharusnya dilakukan politisi,” lanjut Systrom, seperti yang dilansir dari thestar.com.

Infrastruktur Jadi Penghalang Implementasi Kecerdasan Buatan

BESTPROFIT – Microsoft Indonesia menyatakan pembangunan infrastruktur di bidang teknologi menjadi kendala utama terhambatnya penerapan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bagi perusahaan atau organisasi di Indonesia.

“Menurut kami (Microsoft Indonesia), key challenge itu seberapa cepat infrastruktur di Indonesia siap untuk menghadapi teknologi kecerdasan buatan itu,” ujar Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee pada acara Media Briefing, di The Ritz-Carlton, Jakarta, Selasa (12/3).

Namun, Haris menilai pembangunan infrastruktur di bidang teknologi mengalami peningkatan dilihat dari kualitas internet yang semakin cepat.

“Kalau sekarang ini boleh di bilang kualitas internet di Indonesia sudah lumayan cepat. Artinya, hal itu sangat bagus untuk sejumlah aplikasi dan penerapan teknologi AI di sini,” kata dia.

Menyoal kapan Indonesia dapat sepenuhnya menikmati teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, Haris mengatakan tidak ada batasan waktu terkait hal itu.

Menurut dia, penerapan teknologi kecerdasan buatan ini agar dapat diadopsi secara masif didasari oleh bagaimana masyarakat menggunakan teknologi tersebut.

“Jadi kalau mau dibilang kapan bisa diterapkan lebih banyak, tidak ada bingkai waktu. Jadi, hal itu didasari oleh bagaimana orang-orang menggunakan teknologi AI, lalu melakukan uji coba teknologi itu di organisasi atau perusahaan,” jelas Haris.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Haris mencontohkan sebagian besar organisasi atau perusahaan di Indonesia saat ini, tengah banyak menguji coba teknologi AI dimulai dari chat bot.

“Dari via chat bot, mereka berkembang dari situ. Jadi, machine learning AI bisa di generik ke chat bot itu,” tuturnya.

Microsoft Indonesia pun optimis teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan ini dapat diadopsi lebih banyak organisasi atau perusahaan di Indonesia.

Terlebih lagi, saat ini Microsoft Indonesia melihat ekosistem ekonomi digital Indonesia sedang bertumbuh mulai dari kemunculan perusahaan rintisan (startup), e-commerce hingga UKM.

1 2 3 4 5 857