Kendala Internal, Sidang KPPU Monopoli Oli Honda Ditunda

Sidang lanjutan pemeriksaan pendahuluan kedua dugaan monopoli penjualan oli Astra Honda Motor (AHM) di jaringan bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) yang digelar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada Kamis (30/7) dinyatakan ditunda.

Agenda sidang ini meminta pihak terlapor, AHM, untuk memberikan tanggapan dan sikap atas tuduhan yang disangkakan.

Sidang berlangsung di ruang sidang KPPU yang dipimpin Ketua Majelis Chandra Setiawan dan dua anggotanya, Yudi Hidayat serta Kurnia Toha.

“Ini pemberian kesempatan terhadap terlapor,” kata Chandra dalam pembukaan sidang.

Menanggapi permintaan majelis, perwakilan sekaligus kuasa hukum AHM, Verry Iskandar, meminta waktu atau penundaan hingga paling tidak pertengahan Agustus 2020.

Verry menjelaskan pihaknya masih berdiskusi secara internal sehingga mengajukan penundaan.

“Memang agendanya penyerahan tanggapan dan pernyataan sikap kami. Tapi kami membutuhkan waktu untuk diskusi terkait opsi-opsi. Kami meminta kelonggaran waktu untuk sampai 12 Agustus,” kata Verry.

Setelah berdiskusi singkat majelis kemudian memberikan tenggat waktu kepada AHM hingga 11 Agustus 2020.

“Kami berikan tanggal 11 Agustus. Karena ini berkaitan dengan penyesuaian kegiatan komisioner. Jadi ditunda sampai sidang majelis yang akan dilaksanakan hari Selasa 11 Agustus,” kata Chandra.

Usai sidang, Investigator Penuntut KPPU Noor Roofiq meminta AHM kooperatif pada sidang lanjutan karena permohonannya mendapat persetujuan.

“Ya majelis meminta AHM kooperatif karena permohonan pengundurannya disetujui,” ucap Roofiq.

Sidang ini seharusnya menjadi momen AHM menanggapi dugaan investigator KPPU yang telah disampaikan pada sidang pemeriksaan pendahuluan pertama pada 14 Juli.

Menurut keterangan resmi KPPU, investigator menduga AHM telah melakukan tying dan bundling dengan pelanggaran UU Nomor 5 Tahun 1999 Pasal 15 ayat 2 dan 3.

AHM disangkakan telah membuat perjanjian eksklusif dengan AHASS, salah satu klausulnya yakni AHASS tidak diperkenankan menjual pelumas selain yang disediakan AHM.

Repsol Mengeluh Jadi Korban Monopoli Oli Honda di Indonesia

Salah satu asosiasi pelaku industri pelumas di dalam negeri, Perhimpunan Distributor, Importir, dan Produsen Pelumas Indonesia (Perdippi), menyatakan sejumlah anggotanya mengeluh atas dugaan praktik monopoli pelumas oleh Astra Honda Motor (AHM) di jaringan bengkel resminya, Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Melalui siaran resmi Perdippi, Senin (27/7), dikatakan anggota yang mengeluh di antaranya pihak pelumas merek Repsol dan STP. Sukabumi Trading Company (STC), distributor Repsol Oil di Indonesia, merasakan pola garansi AHM merugikannya yakni mengikis pangsa pasar.

Menurut STC, penguasaan produk pelumas dari AHM pada masa garansi kendaraan berdampak pada persepsi konsumen. Akibatnya pasar produk pengganti (aftermarket) pelumas juga dikuasai AHM.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi jaringan AHASS, dan semua bengkel otomotif,” kata perwakilan STC, Kong Mau Sentosa.

Repsol adalah merek pelumas dari Spanyol yang erat hubungannya dengan Honda melalui arena MotoGP. Keduanya telah menjalin kerja sama untuk tim pabrikan Honda di MotoGP selama 26 tahun.

Sementara itu pihak STP, merek asal Amerika Serikat, juga menyatakan praktik dugaan monopoli yang dilakukan AHM tidak sehat.

“Praktik-praktik menutup jaringan secara eksklusif itu sangat tidak sehat,” ungkap Christian, perwakilan dari pelumas STP Indonesia, mengutip keterangan tertulis Perdippi, Senin (27/7).

Sidang KPPU

Dugaan monopoli pelumas oleh AHM di jaringan AHASS telah menjadi perhatian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sudah menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan pada Selasa (14/7). KPPU menduga AHM melakukan tying dan bundling dengan pelanggaran UU Nomor 5 Tahun 1999 pasal 15 ayat 2 dan 3.

Investigator KPPU menyatakan menemukan perjanjian eksklusif AHM dengan AHASS yang merupakan merek dagang AHM dengan kepemilikan perorangan atau badan usaha.

Isi perjanjian eksklusif itu disebutkan di antaranya yakni pemilik AHASS hanya bisa menjual pelumas milik AHM, yakni AHM Oil.

“Pelumas merek produsen lain, khususnya dengan spesifikasi serupa [SAE 10W-30, JASO MB, API SG atau di atasnya] tidak diperkenankan untuk dijual di AHASS,” tulis KPPU dalam pernyataan resmi.

AHM dikatakan memberikan garansi bagi konsumen sepeda motor yang meliputi mesin, rangka dan kelistrikan, serta komponen injeksi. Garansi itu disebut hanya berlaku hanya jika konsumen melakukan perawatan berkala sesuai jadwal di bengkel AHASS.

Salah satu bentuk perawatan berkala adalah penggantian pelumas, dimana khusus bagi skuter matik Honda, pelumas yang digunakan memiliki spesifikasi oli khusus motor matik, yakni 10W-30, JASO MB, dan API SG ke atas (SH, SJ, SL, SM, SN).

Usai persidangan AHM menyatakan akan mempelajari masalah ini dan menyatakan ‘selalu berusaha mematuhi ketentuan yang berlaku dalam berbisnis, termasuk dalam memberikan layanan aftersales terbaik untuk konsumen’.

Biro Humas KPPU Deswin Nur menyatakan seharusnya AHM tidak ‘melarang’ AHASS menjual produk pelumas selain merek AHM. Alasannya, AHASS bukanlah agen AHM, melainkan merek dagang AHM yang dapat dimiliki perorangan atau sebuah badan usaha.

“Kalau hubungan bisnis dianggap terpisah, berarti tidak boleh pemaksaan [diatur hanya boleh menjual merek tertentu] seharusnya. Misalnya hubungannya menjadi agen, bisa saja ditentukan [harus jual apa],” kata Deswin melalui sambungan telepon, Jumat (17/7).

Deswin pada Februari lalu juga sempat menyatakan kasus dugaan monopoli pelumas oleh AHM ini berawal dari pengaduan Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo) yang menyebut anggota mereka kesulitan memasarkan produk di jaringan AHASS.

Untuk diketahui anggota Perdippi kebanyakan berasal dari kubu merek pelumas impor seperti Top1, BM1, Mobil1, Aral, United Oil, Liger, STP, Total Oil, hingga Chevron.

Sementara anggota Aspelindo adalah kubu pelaku industri yang memiliki fasilitas produksi dengan anggota di antaranya Pertamina Lubricants, Federal Karyatama, Castrol Indonesia, Shell Indonesia, Petronas Lubricants Indonesia, Nippon Oil, Suzuki Indomobil Motor, dan Idemitsu Lube Techno Indonesia.

Keluhan sejak 2011

Menurut Perdippi pihaknya telah mendapatkan laporan sejak 2011 tentang keluhan sejumlah produsen maupun distributor pelumas soal dugaan praktik monopoli AHM di jaringan AHASS.

Perdippi menilai hasil upaya hukum dari KPPU untuk menyelesaikan perkara ini ‘akan lebih fair bagi semua pelaku usaha karena dilakukan sesuai koridor hukum atau konstitusi yang ada’.

“Karena langkah tersebut merupakan amanah Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, sehingga jika terjadi perselisihan yang menyangkut persaingan usaha di antara para pelaku usaha di pasar, cara-cara yang sesuai dengan koridor hukum ini merupakan langkah yang terbaik. Karena fair, dan berdasar aturan main yang sah,” kata Ketua Dewan Penasehat Perdippi, Paul Toar.

Paul merasa KPPU adalah wasit yang tepat untuk menyelesaikan perkara ini. Kata dia kebebasan konsumen memilih produk terbaik dijamin dalam UU nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan untuk Belajar Online

Tablet tidak kalah baik untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar online. Perangkat ini juga bisa digunakan siswa dan siswi yang menjalani proses belajar dan mengajar secara online untuk menekan penyebaran Covid-19.

Selain pilihan laptop, tablet harga terjangkau juga bisa diandalkan agar proses belajar online tetap lancar. Orang tua murid tentu bisa memilih alternatif perangkat ini dan tidak melulu mengandalkan laptop. Supaya lebih fleksibel, orang tua murid bisa membelikan anaknya perangkat keyboard tambahan untuk tablet.

Kali ini

mengulas rekomendasi produk tablet harga Rp2 jutaan yang dapat menunjang belajar di rumah. Apa saja? berikut pilihannnya:

 

  1. Samsung Galaxy Tab J

Perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan, Samsung Electronics memiliki produk tablet harga Rp2 jutaan.

Tablet ini disokong sistem operasi Android 5.1 Lollipop dengan baterai 4.000 mAh. Selain itu, Samsung Galaxy Tab J memiliki layar 7 inci dan sudah didukung jaringan 4G LTE.

Dari sisi dapur pacu, tablet diperkuat oleh cipset Speadtrum SC8830 dan prosesor Quad-core 1.5 GHz Cortex-A7 serta GPU Mali-500MP2 serta dipadukan dengan memori RAM 1.5 GB dan ROM 8GB.

Kapasitas memori itu bisa diperluas sampai 256GB dengan microSD.

Selain itu, Samsung juga menyisipkan satu kamera belakang beresolusi 8MP dengan dukungan autofocus dan LED Flash serta kamera swafoto 2MP.

  1. Lenovo Tab 3 10″

Tablet dibanderol Rp2.290.000 dan memiliki ukuran layar 10,1 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel.

Perangkat didukung sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow. Tablet memiliki dua varian memori yaitu RAM 3GB ROM 64GB dan RAM 2GB ROM 32GB.

Dua varian memori tersebut dipadukan dengan cipset MediaTek MT8161, prosesor Quad-core 1.3 GHz Cortex-A53 serta pengolah grafis Mali-T720MP2.

Lenovo Tab 3 10 inci juga memiliki satu kamera belakang 8MP disokong teknologi autofocus dan fitur Geo-tagging. Lalu kamera swafoto 5MP.

  1. Mi Pad 4

Vendor ponsel asal China, Xiaomi pun menjajal pasar tablet dengan mengeluarkan produk Mi Pad 4 yang dihargai Rp2.160.000.

Tablet ini memiliki kapasitas baterai jumbo 6.000 mAh dan didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 660 octa-core.

Selain itu, perangkat memiliki layar IPS 8 inci Full HD. Tablet juga memilik dua varian memori yaitu RAM 3GB ROM 32GB dan RAM 4GB ROM 64GB.

Sementara dari sisi fotografi, Mi Pad 4 disematkan satu kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP.

  1. Evercross Etab 10 Prime

Etab 10 Prime memiliki layar 10,1 inci dengan kualitas HD dan berteknologi IPS. Tablet ini didukung dapur pacu cipset octa-core dan dipadukan dengan kapasitas memori RAM 3GB dan ROM 32GB serta sistem operasi Android 10.

Selain itu, perusahaan juga menyematkan kapasitas baterai besar 5.000 maAh untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.

Etab 10 Primer memiliki satu kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP. Tablet ini dibanderol Rp2.499.000.

  1. Samsung Galaxy Tab A 10.1

Samsung kembali merilis varian Galaxy Tab A versi layar 10.1 inci dimana resolusinya sudah Full HD. Sistem operasi tablet dengan RAM 2GB dan ROM 16GB ini juga sudah mendapat upgrade ke sistem operasi terbaru, yakni OS Android 7.0 Nougat.

Dari sisi dapur pacu, tablet ini di otaki oleh chipset Exynos 7870 Octa dengan prosesor Octa-core 1.6 GHz serta kartu grafis Mali-T830 MP2. Sebagai penyokong daya, Samsung membekali tablet ini dengan baterai berkapasitas 7300 mAh.

Lalu perusahaan juga menyematkan satu kamera belakang 8MP dan kamera swafoto 2MP serta sanggup merekam video dengan kualitas 1080 piksel.

1 2 3 4 5 1,066