Harga Emas Antam Hari Ini 13 November, Naik ke Rp978 Ribu

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp978 ribu per gram pada Jumat (13/11). Harga emas melonjak Rp10 ribu dari perdagangan sebelumnya yang sebesar Rp968 ribu per gram.

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) yang naik Rp8.000 per gram dari Rp850 ribu menjadi Rp858 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp539 ribu, 2 gram Rp1,89 juta, 3 gram Rp2,81 juta, 5 gram Rp4,66 juta, 10 gram Rp9,27 juta, 25 gram Rp23,06 juta, dan 50 gram Rp46,04 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp92,01 juta, 250 gram Rp229,76 juta, 500 gram Rp459,32 juta, dan 1 kilogram Rp918,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.879,9 per troy ons atau naik 0,35 persen.

Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot yang menguat 0,2 persen ke US$1.880,61 per troy ons pada pagi ini.

Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan harga emas internasional berpotensi menguat hari ini. Sebab, pasar kembali khawatir dengan kasus penularan virus corona yang terus melonjak  di dunia, khususnya di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

“Emas akan bangkit () karena kekhawatiran covid-19 atau corona, di mana kasus harian di AS kembali memecahkan rekor baru,” ucap Lukman

Menurutnya, sentimen hasil uji coba vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer yang efektif 90 persen mulai memudar.

Dengan demikian, sebagian masyarakat kembali menempatkan asetnya di instrumen yang berisiko rendah, seperti emas.

“Seperti yang diperkirakan, efek dari berita vaksin hanya sebentar,” kata Lukman.

Meski diprediksi menguat, Lukman memproyeksi harga emas masih tetap berada di area US$1.800 per troy ons. Ia bilang harga emas akan bergerak dikisaran US$1.870-US$1.886 per troy ons.

Jenius Kenakan Biaya Admin Rp10 Ribu Mulai Januari 2021

Layanan digital banking besutan PT Bank BTPN Tbk, Jenius, akan memberlakukan biaya administrasi sebesar Rp10 ribu per bulan mulai Januari 2021. Biaya administrasi ini disebut dengan feesible atau biaya berlangganan (subscription fee).

Mengutip dari akun resmi Instagram @jeniusconnect, Jumat (13/11), pengguna akan dikenakan biaya berlangganan Rp10 ribu per bulan untuk memanfaatkan seluruh layanan yang terhubung dengan akun Jenius.

Beberapa contoh layanan yang diberikan, seperti tabungan, mata uang asing, moneytory atau buku harian keuangan, kartu debit jenius, catatan transaksi, jenius QR, aplikasi untuk mengelola bisnis, dan aplikasi untuk mengelola kartu kredit.

“Dengan feesible, kamu bisa menikmati kemudahan pengelolaan finansial dari aplikasi Jenius. Pada saat yang sama, feesible juga membantu Jenius untuk terus berinovasi melahirkan fitur-fitur baru,” tulis manajemen dalam akun Instagram.

Informasi itu diunggah pada Kamis (12/11) lalu. Sejauh ini, unggahan itu mendapat respons melalui kolom komentar dari 923 pengguna Instagram.

Beberapa masyarakat mengeluhkan kebijakan baru Jenius yang kini mengenakan biaya administrasi. Pasalnya, pengguna Jenius sebelumnya dibebaskan dari biaya administrasi.

Salah satu keluhan itu dituliskan oleh pemilik akun Instagram bernama @jolangg. Ia kecewa dengan kebijakan baru Jenius.

“Yah sudah ada biaya adminnya :(” tulis @jolangg.

Kekecewaan juga diungkapkan oleh pemilik akun @justarsyad. “Kecewa sekali. Ini mah namanya biaya admin,” tulis dia.

Selain itu, ada pula masyarakat yang menanyakan apakah Jenius memberlakukan biaya administrasi sebagai dampak pandemi covid-19. Hal itu dituliskan oleh pemilik akun @claudianya.

“Wah biaya admin? Apakah ini dampak corona?” katanya.

Sementara, admin akun @jeniusconnect terlihat membalas satu per satu komentar dari tiap pengguna akun Instagram tersebut. Namun, rata-rata jawaban yang diberikan sama, yakni mengenai pengertian feesible dan kegunaannya.

Dirikan Cucu Usaha, Gudang Garam Garap Bisnis Jalan Tol

PT Gudang Garam Tbk bakal merambah bisnis baru, yakni infrastruktur jalan, termasuk jalan tol. Untuk merealisasikan ekspansi usaha itu, perseroan pun mendirikan cucu usaha baru bernama PT Surya Kertaagung Toll (SKT).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/11), Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman mengungkapkan Surya Kertaagung Toll akan bergerak dalam usaha pembangunan, peningkatan.

Termasuk juga pemeliharaan, dan perbaikan jalan, jalan raya, jalan tol, jembatan dan jalan layang, serta pemasangan bangunan prafabrikasi yang utamanya dari beton untuk konstruksi jalan.

 

Surya Kertaagung Toll berada di bawah PT Surya Kerta Agung (SKA). Dalam hal ini, Gudang Garam menggenggam 99,9 persen saham Surya Kerta Agung.

Heru menyatakan modal dasar dalam pendirian Surya Kertaagung Toll sebesar Rp1,2 triliun. Sementara, modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp300 miliar atau 300 ribu saham.

Dengan demikian, harga per sahamnya sebesar Rp1 juta. Berdasarkan struktur, Surya Kerta Agung menggenggam saham di Surya Kertaagung Tol sebesar 99,9 persen atau setara dengan Rp299,9 miliar, sedangkan sisanya 0,1 persen dimiliki Heru.

Menurut Heru, pendirian Surya Kertaagung Toll tak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Gudang Garam. Dengan kata lain, operasional Gudang Garam akan tetap berjalan normal.

Pendirian Surya Kertaagung Toll, tambah Heru, dituangkan dalam akta pendirian nomor 09 pada 6 November 2020 yang dibuat oleh Notaris Danny Rachman Hakim di Kediri.

Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0057932.AH.01.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perseroan Terbatas Surya Kertaagung Toll.

1 2 3 4 5 6 1,091