Alphabet dan Huawei Buat Speaker Pintar

Alphabet Inc dan Huawei Technologies dikabarkan tengah menyiapkan produk pengeras suara pintar sebelum Presiden Donald Trump membatasi akses Huawei untuk memasok teknologi ke perusahaan AS.

Menurut portal berita The Information, dua perusahaan raksasa teknologi diketahui sudah mendiskusikan terkait kerja sama membuat pengeras suara itu sejak Mei lalu.

Selain itu Huawei juga dikabarkan akan mengungkap speaker pintar hasil kolaborasi mereka dengan Google saat pameran dagang teknologi IFA di Berlin, Jerman pada September mendatang. Inovasi terbaru itu bakal didukung Google Assistant dan ditujukan untuk pasar di luar China.

Salah satu karyawan Huawei mengatakan kepada jurnalis The Information bahwa pihaknya berharap dapat menjual produk speaker pintar secara daring di AS.

“Kami bekerja pada proyek ini dengan Google selama setahun dan membuat banyak kemajuan. Lalu semuanya tiba-tiba berhenti [akibat perang dagang antara AS-China],” kata karyawan Huawei yang tidak mau disebutkan namanya.

Sebelum menyepakati pembuatan produk speaker pintar, kedua perusahaan pun disebut membahas topik lain termasuk bagaimana membuat ponsel Huawei kompatibel dengan Android Auto. Program Google ini memungkinkan mobil dengan ponsel saling terhubung.

Seperti dilansir The Verge, proyek mutakhir antara Google dan Huawei dinilai sedikit mengkhawatirkan di sektor keamanan. Pasalnya tersiar kabar speaker pintar itu akan dikontrol oleh pemerintah China.

Produk pengeras suara pintar saat ini masih didominasi oleh Amazon yang membuat produk Alexa. Sayangnya, inovasi ini disandung sejumlah isu salah satunya para kontraktor dari Google Assistant, Siri, dan Alexa dapat membaca percakapan sensitif penggunanya.

Sebelumnya Google telah memutuskan untuk tidak menjalankan sistem operasi Android ke semua perangkat Huawei. Akibatnya, Huawei terpaksa untuk menggunakan Android versi open-source (sebuah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh individu atau lembaga pusat).

Android open-source itu tidak berisi layanan resmi Google seperti Youtube, Maps, Gmail dan lainnya.

Terbukti Selingkuh, Hakim Militer Makassar Dipecat

Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung memberhentikan dengan hormat Kepala Pengadilan Militer Makassar berinisial HM karena terbukti selingkuh. Hal ini telah diputuskan dalam sidang Majelis Kehormatan Hakim di gedung MA, Jakarta, Selasa (30/7) kemarin.

“Menjatuhkan sanksi kepada terlapor dengan sanksi pemberhentian dengan hormat,” ujar Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim KY Joko Sasmito melalui keterangan tertulis, Rabu (31/7).

Hakim HM diberhentikan lantaran terbukti bersalah melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) karena memiliki hubungan terlarang dengan perempuan yang masih bersuami.

Ia juga disebut mengintervensi proses pemeriksaan dan menyalahgunakan wewenang saat bertugas sebagai Kepala Pengadilan Militer Makassar.

“Berdasarkan laporan dan fakta persidangan, majelis kehormatan hakim memutuskan bahwa hakim HM terbukti melanggar kode etik hakim,” katanya.

Joko mengatakan, pemberhentian HM menunjukkan bahwa siapa pun hakim termasuk dari peradilan militer akan tetap dijatuhi sanksi tegas jika melanggar kode etik.

“KY terus mendorong para hakim dari semua badan peradilan untuk dapat menjaga perilaku baik di dalam maupun di luar dinas,” ucap Joko.

Selain Joko, pelanggaran kode etik ini juga diputus oleh Sumartoyo, Aidul Fitriciada, dan Farid Wajdi yang mewakili KY. Sementara MA diwakili oleh Desnayeti, Hidayat Manao, dan Yasardin.

Target Pemprov DKI, 2022 Pengguna Transportasi Umum 30 Persen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pengguna transportasi umum pada 2022 meningkat menjadi 30 persen.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito mengatakan untuk menunjangnya akan diupayakan peningkatan fasilitas dan kualitas transportasi umum.

“Karena kita paham saat ini, paham moda share angkutan umum di Jakarta itu hanya 22 hingga 23 persen,” ujar Syafrin di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Kemayoran, Jakarta, Selasa (30/7).

Syafrin menerangkan salah satu cara agar transportasi umum jadi primadona adalah meningkatkan integrasi antarmoda.

Syafrin menjelaskan Dishub DKI akan mempercepat proses peningkatan integrasi itu. Salah satunya adalah dengan mempercepat dan menambahkan rute untuk program seperti Jak Lingko. Dalam peningkatan program ini, kata Syafrin, Dishub terus berkoordinasi dengan pihak Transjakarta.

“Pertama tentu kita akan koordinasi dengan Transjakarta bahwa seluruh layanan angkutan umum yang ada apakah itu bus kecil, bus sedang dan bus besar akan terintegrasi dalam satu layanan Jak Lingko,” ujar Syafrin.

Jak Lingko adalah sebuah program transportasi yang menerapkan satu harga untuk sekali jalan. Program ini diluncurkan di bawah pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tak hanya memperluas integrasi dan menyamakan harga, namun Syafrin juga mengatakan nantinya para sopir transportasi umum itu diwajibkan memenuhi standar pelayanan minimum. Pola kerjanya pun akan diubah.

“Polanya akan diubah kalau selama ini layanannya adalah mereka kejar setoran. Sopir ugal-ugalan dengan pola Jak Lingko ini dalam program semuanya harus memenuhi standar pelayanan minimum yang ditetapkan oleh pak Gubernur,” kata Syafrin.

1 3 4 5 6 7 906