Antisipasi Cyber Crime, Perbankan Diminta Waspada

Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta seluruh manajemen bank untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan penggunaan teknologi informasinya untuk semakin meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hal ini menyikapi terjadinya tindak kejahatan IT (cyber crime) di bidang perbankan beberapa waktu ini yang berpotensi merugikan nasabah dan perbankan.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis I OJK Lucky Fathul mengatakan, OJK selaku otoritas telah melakukan berbagai langkah kebijakan pengawasan di bidang perbankan. (more…)

Pertumbuhan Bursa RI Salip Malaysia, Singapura, dan Thailand di Q1

Jakarta -Pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di triwulan I-2014 mencapai level 4.768,28 atau naik 11,6% (qtq) dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sebesar 4.274,18. Kinerja ini pun lebih baik dibandingkan dengan bursa saham Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina.

Demikianlah laporan perkembangan ekonomi dari Bank Indonesia (BI) yang dikutip detikFinance, Jumat (16/5/2014)

Kondisi tersebut tak lepas dari pengaruh pengaruh perilaku investor asing. Selama triwulan I-2014, investor asing membukukan beli bersih (net buy) lebih besar dibandingkan triwulan sebelumnya seiring dengan positifnya kondisi global dan optimisme investor terhadap perekonomian domestik.

Tercatat net beli sebesar Rp 24,62 triliun, lebih tinggi dibandingkan triwulan IV-2014 yang mengalami net beli sebesar Rp 11,11 triliun. Sampai dengan triwulan I-2014 posisi kepemilikan saham oleh non residen sebesar 64% dan lokal sebesar 36%. (more…)

Sudah Jenuh Beli, IHSG Berpotensi Negatif

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dua hari lalu melesat hingga 70 poin berkat aksi borong saham-saham unggulan. Dana asing sebesar Rp 1,2 triliun mengalir masuk lantai bursa.

Menutup perdagangan, Rabu (13/5/2014), IHSG melonjak 70,242 poin (1,43%) ke level 4.991,636. Sementara Indeks LQ45 melesat 16,992 poin (2,04%) ke level 848,573.

Wall Street kembali terkena koreksi setelah dua hari hari cetak rekor tertinggi. Jatuhnya saham-saham lapis dua menyeret pasar saham Paman Sam ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 167,16 poin (1,01%) ke level 16.446,81. Indeks S&P 500 kehilangan 17,68 poin (0,94%) ke level 1.870,85. 

Kedua indeks acuan itu mengalami koreksi terdalamnya dalam satu bulan terakhir. Sementara Indeks Komposit Nasdaq turun 31,33 poin (0,76%) ke level 4.069,29.

Hari ini IHSG diperkirakan akan melemah mengingat posisinya yang sudah masuk area jenuh beli. Anjloknya Wall Street dan bursa regional diprediksi akan memberi sentimen negatif.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini

(more…)

1 774 775 776 777 778 803