Anggaran Berkurang, DFAT Australia Rumahkan Lebih dari 500 Pegawai

Jakarta – Menyusul pengumuman APBN oleh pemerintah federal yang diluncurkan Selasa (13/5) malam kemarin, sejumlah instansi pemerintah bersiap melakukan perampingan karyawan. Lantaran turut menjadi subjek penghematan anggaran oleh pemerintah federal.

Pegawai di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia telah diperingatkan untuk bersiap menghadapi program perampingan karyawan. Dalam dua tahun ke depan akan ada 500 pekerjaan yang akan dihapuskan sebagai dampak dari susunan APBN federal terbaru yang diumumkan Selasa (13/5) malam. (more…)

Mengubah Citra Produk Ala White Castle

motivasi bisnis

BEST PROFIT FUTURES – White Castle merupakan salah satu jaringan hidangan siap saji terkemuka Amerika, namun ketenarannya di luar negeri mungkin masih kalah dengan McDonald’s atau KFC. Padahal, White Castle memiliki sejarah pendirian yang juga luar biasa dan pantas dikenang sebagai motivasi bisnis yang cemerlang terutama bagi Anda yang masih belum menyadari bagaimana kekuatan sebuah merk bisa membantu mengubah citra produk secara drastis.

(more…)

Orang-orang Tajir Tiongkok

Jakarta – Tidak ada yang meragukan kekuatan ekonomi Tiongkok, meski negara ini tengah mengalami perlambatan. Tak heran setiap tahunnya banyak orang Tionghoa yang masuk daftar miliuner versi Forbes.

Tahun ini, Tiongkok ‘mengutus’ 152 miliuner ke daftar Forbes, meningkat dari 2013 yaitu 122 miliuner. Jumlah ini hanya kalah dari Amerika Serikat.

Inilah beberapa orang terkaya di Tiongkok menurut Forbes:

1. Wang Jianlin

Kekayaan: US$ 15,1 miliar.

Inilah orang terkaya di Negeri Tirai Bambu. Wang memiliki 75 departement store, 85 plaza, dan 51 hotel bintang 5. Wang melalui perusahaan Dalian Wanda Group membeli jaringan bioskop terbesar di AS, AMC Theatre. 

Pada September 2013, Wang membuka mini Hollywood di kota Qingdao. Proyek ini menelan dana US$ 8 miliar

2. Ma Huateng

Kekayaan: US$ 13,4 miliar.

Ma adalah pendiri dan bos Tencent Holdings. Perusahaan ini memiliki sejumlah produk, yang cukup tenar adalah aplikasi perpesanan instan WeChat.

3. Robin Li

Kekayaan: US$ 12,1 miliar.

Li adalah CEO dari Baidu, search engine nomor 1 di Tiongkok. Perusahaan ini terdaftar di NASDAQ. Baidu saat ini menguasai pasar search engine di Tiongkok, dengan porsi lebih dari 70%.

4. Zong Qinghou

Kekayaan: US$ 11,6 miliar.

Zong Qinghou adalah bos Wahaha, perusahaan minuman terbesar di Tiongkok. Produk-produknya adalah air minum, teh, dan berbagai minuman dalam kemasan.

Zong pernah menderita cidera, kala seorang laki-laki menyerangnya dengan pisau. Sebabnya, Zong menolak memberi laki-laki itu pekerjaan. Namun beberapa hari kemudian, dia sudah masuk kerja kembali.

5. Li Hejun

Kekayaan: US$ 10,3 miliar.

Li merupakan bos Hanergy Holding Group. Melalui serangkaian akuisisi, perusahaan ini menjadi salah satu produsen panel surya terbesar di dunia. 

Li juga memiliki pembangkit listrik tenaga air terbesar di dunia, yang terletak di sebelah barat Tiongkok.

1 786 787 788 789 790 813