Pasar Modal Lesu, Sri Mulyani Fokus Jaga Makro Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah tetap fokus menjaga sektor makro ekonomi Indonesia ketika kinerja pasar modal terkoreksi dalam beberapa hari terakhir. Tujuannya, agar tetap mampu menjaga kepercayaan pelaku pasar atas prospek ekonomi Tanah Air ke depan.

Dalam dua hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dan pelaku pasar asing marak melakukan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar. IHSG terkoreksi 0,41 persen ke posisi 6.206 pada Senin (23/9) dan 1,11 persen ke posisi 6.137 pada Selasa (24/9).

Pelemahan pasar modal kebetulan terjadi ketika isu perlambatan ekonomi global dan resesi terjadi di beberapa negara. Sementara dari dalam negeri, ada sentimen aksi unjuk rasa alias demonstrasi dari kalangan mahasiswa yang menolak sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dianggap kontroversial.

Kendati begitu, Sri Mulyani enggan menebak apa sebenarnya penyebab utama terjadinya koreksi di

pasar modal dalam negeri. “Kami mungkin harus melihat dalam konteks yang besar,” ucapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/9).

Comments are closed.