Pelemahan Rupiah Masih Ancam Pasar Obligasi

Bestprofit-futures : Jakarta-Dalam sepekan ke depan, laju harga obligasi diprediksi bergerak dengan rentang di kisaran 25 hingga 75 bps.Pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar AS masih jadi ancaman.

plmhan rpiah

 

 

 

 


Reza Priyambada, kepala riset NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) mengatakan, setelah pelaku pasar dihadapkan pada wait and see jelang rapat Rapat Dewan Gubernur (RDG)BIdan the Federal Open Market Committee (FOMC)meeting, di pekan kemarin mendapat kepastian akan ditundanya kenaikan suku bunga Fed rate.

Keputusan itu ternyata tidak banyak membantu laju pasar obligasi dapat menguat seiring masih maraknya aksi jual yang terjadi. Masih adanya sentimen negatif dari laju rupiah yang tetap nyaman di zona merahnya,memberikan hambatan bagi laju pasar obligasi dapat berbalik menguat.

Dengan demikian, sama halnya seperti pekan kemarin dimana pelemahan nilai tukar rupiah masih akan menjadi perhatian dan disertai dengan data-data makroekonomi yang akan muncul, terutama di akhir pekan yang merupakan awal bulan. Kemungkinan laju harga obligasi akan bergerak dengan rentang di kisaran 25 hingga 75 bps. Untuk itu, tetap cermati perubahan dan antisipasi sentimen yang ada.

Dalam sepekan ke depan, pemerintah akan melakukan Lelang Surat Utang Negara dalam mata uang rupiah pada hari Selasa, 29 September 2015. Jumlah target indikatif yang dilelang sebesar Rp8 triliun dengan jumlah target maksimal yang dimenangkan sebesar Rp12 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

 

Sumber : http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2240682/pelemahan-rupiah-masih-ancam-pasar-obligasi

Comments are closed.