Pemerintah Alokasikan Dana Siaga Virus Corona

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penanganan virus corona, jika wabah yang menetas di Wuhan, Hubei, China, tersebut masuk ke Indonesia. Dana itu sekaligus untuk upaya antisipasi.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan dana tersebut dianggarkan dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

“Ada memang di DIPA-nya, itu dana untuk kejadian luar biasa kejadian seperti wabah ini,” ujarnya, Selasa (28/1) malam.

Sebagaimana diketahui, wabah virus yang berasal dari Wuhan, China ini tengah menjadi ancaman di dunia. Mengutip AFP, jumlah korban meninggal akibat virus corona di China terus naik hingga mencapai 106 orang. Sementara, jumlah kasus terbaru dikonfirmasi hampir 1.300.

Terawan mengatakan terdapat 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, China. Mereka dikonfirmasi dalam keadaan sehat. Namun, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah jika mereka dipulangkan ke Tanah Air.

“Kalau sudah sampai di sini kami sudah siapkan semua langkahnya di rumah sakit mana untuk isolasi 243 orang itu,” terang dia.

Tidak hanya menginfeksi manusia, wabah virus corona juga mengancam pertumbuhan ekonomi global. Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai virus corona akan menimbulkan pesimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi global pada Januari 2020.

Hal ini karena virus tersebut akan mempengaruhi aktivitas dan laju perekonomian China, negara dengan ekonomi kedua terbesar di dunia.

Selain di China, kasus infeksi virus corona juga terdeteksi di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman.

Comments are closed.