Pergerakan Sektoral IHSG Secara Teknikal Pekan Ini

Bestprofit-futures : Menutupi perdagangan pekan lalu,  IHSG ditutup melemah 0,4% di kisaran  5227 setelah sempat diawal perdagangan menguat  pada level 5252. Diakhir perdagangan pekan lalu sebanyak 104 saham menguat, 134 saham melemah dan 72 saham stagnan dan  IHSG mencatat foreign net sell sebanyak Rp168,8 miliar.

prgrakan sktoral

 

 

 

Secara teknikal pekan lalu  IHSG berusaha menjaga momentum penguatan yang dialami pada tren penguatan pekan lalu yang  berhasil rebound dari tekanan jual  masif pada pekan sebelumnya.

Berikut review dan outlook pergerakan IHSG pekan ini  secara sektoral :

1. Pekan lalu sektor agribisnis ditutup mengalami penguatan yang cukup signfikan yakni  sebesar 1,65% pada level 2289,09.  sektor agribisnis mengalami tren menguat dari awal pekan hingga penutupan hari ini. Saham SSMS menjadi top gainer dari sektor ini dengan ditutup menguat signfikan sebesar 5,41% pada level 2340. Indikator Average Directional Movement menunjukkan garis +DI berada di atas garis –Di serta garis ADX yang sedikit menurun menunjukkan bahwa tren sektor agribisnis berpotensi menguat terbatas. Kedepannya sektor agribisnis diperkirakan bergerak pada kisaran support di level 2213 – 2251 hingga resistence pada kisaran 2308 – 2327.

2. Sektor industri dasar ditutup menguat 0,70% pekan lalu pada level 465,89 yang  mengalami rally sepanjang pekan yang didorong oleh aksi bargain hunting di bursa. Saham yang menjadi top gainer dalam sektor ini adalah SMGR yang ditutup menguat 2,11% pada level 13300. Indikator Average Directional Movement menunjukkan garis –DI berada di atas garis +DI serta garis ADX yang menurun mengambarkan bahwa tren sektor indsutri dasar berpotensi melemah terbatas. Pada pekan ini sektor industri dasar diperkirakan bergerak pada kisaran support di level 460 – 462 hingga resistence pada kisaran 466 – 468.

3. Demikian juga  sektor  konsumer ditutup menguat 0,97% pada level 2326,34 yang mengalami tren bearish sepanjang sesi perdagangan namun di akhir pekan berhasil ditutup rebound yang didorong aksi bargain hunting di bursa. Saham KLBF menjadi top gainer dari sektor ini yang ditutup menguat 0,84% pada level 1795. Indikator Average Directional Movement menunjukkan garis –DI berada di atas garis +DI serta ADX yang sedikit menurun menggambarkan bahwa tren sektor  konsumer berpotensi melemah terbatas. Pada pekan ini  sektor konsumer diperkirakan bergerak pada kisaran support di level 2290 – 2308 hingga resistence pada kisaran 2339 – 2352.

4. Sektor keuangan ditutup melemah signifikan sebesar 1,78% pada level 751,27 pekan lalu yang  mengalami penguatan yang terbatas namun ditutup anjlok drastis pada hari ini yang disebabkan oleh aksi jual pada emiten khususnya perbankan. Saham BBRI dan BBTN menjadi top loser dalam sektor ini yang masing-masing ditutup melemah 3,08% dan 2,18%. Indikator Average Directional Movement menunjukkan garis –DI berada di atas garis +DI serta ADX yang menurun menggambarkan bahwa tren sektor berpotensi melemah. Pekan ini sektor keuangan diperkirakan bergerak pada kisaran support di level 738 – 744 hingga resistence pada kisaran 761 – 772.

5. Sektor infrastruktur ditutup melemah 0,24% pekan lalu pada level 1043,08 dengan bergerak dalam tren bearish meskipun Rabu lalu menguat namun akhir pekan kembali melemah. Saham JSMR menjadi top loser dalam sektor ini yang ditutup melemah cukup signifikan sebesar 3,53% pada level 6150. Indikator Average Direcional Movement menunjukkan garis –DI berada di atas garis +DI serta garis ADX yang sedikit menurun menggambarkan bahwa tren sektor infrastruktur berpotensi melemah terbatas. Pekan ini sektor infrastruktur diperkirakan bergerak pada kisaran support di level 1029 – 1036 hingga resistence pada kisaran 1048 – 1053.

Sumber : http://vibiznews.com/2015/05/18/pergerakan-sektoral-ihsg-secara-teknikal-pekan-ini/

 

Comments are closed.