Ponsel Samsung Ajukan Hak Paten Desain 6 Kamera Belakang

Perusahaan raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics dilaporkan telah mengajukan paten rancangan kamera ponsel belakang sebanyak enam sensor untuk perangkat ponsel kelas atas (flagship) berikutnya.

Ke-enam sensor kamera tersebut di antaranya lima lensa sudut lebar dan satu lenza zoom, menurut laporan jurnalis Lets Go Digital, Ilse Juren.

Lebih lanjut Juren membeberkan bahwa Samsung sudah mengajukan paten utilitas itu kepada World Intellectual Property Office (WIPO) pada Desember 2019. Dokumen paten itu bertuliskan, “Aparatur dan metode untuk mengoperasikan beberapa kamera untuk fotografi digital” dan diterbitkan pada 11 Juni 2020.

Di dalam dokumen itu, Samsung menuliskan bahwa lima lensa sudut lebar memiliki ukuran 28mm focal length. Lalu penempatan kamera dibagi menjadi dua baris, atas dan bawah serta flash LED.

Focal length sendiri merupakan kemampuan lensa dalam melihat dan mengambil suatu objek. Semakin pendek focal length, semakin jauh jarak objek dari lensa.

Desain enam kamera Samsung bisa juga disebut dengan kamera array yang ketika mode normal diaktifkan, tiap sensor kamera akan menunjuk ke satu arah lalu mengoptimalkan konfigurasi array menggunakan algoritma gambar.

“Dengan menggunakan sensor bergerak, mereka (enam kamera belakang Samsung) dapat dimiringkan sehingga focal length yang lebih besar,” tulis laporan Juren dikutip dari Forbes.

“Misalnya, dengan bantuan empat lensa sudut lebar dengan sensor bergerak, Anda juga dapat menangkap panorama dengan efek pano-bokeh. Dengan kata lain, gambar panorama dengan latar belakang fitu buram itu belum ditemukan pada model smartphone Samsung saat ini,” tambahnya.

Saat ini, konsep kamera array penggunaannya terbatas karena biaya produksi yang tinggi, ukuran yang besar, dan konsumsi daya yang lebih besar.

Saat dikonfigurasikan dengan benar, kamera array bakal mencapai hasil yang lebih baik dalam kondisi pencahayaan yang rendah. Selain itu, memiliki fokus yang sangat baik dan renang dinamis (HDR/High-dynamic-range) tinggi.

“Sensor dapat dimiringkan secara independen satu sama lain, tingkat kemiringan tergantung pada mode yang ingin digunakan pengguna,” jelas Juren.

Misalnya mode panorama, di mana empat sensor akan diorientasikan sedemikian rupa sehingga masing-masing dimiringkan satu arah. Kamera zoom dapat digunakan bersama dengan satu kamera sudut lebar untuk mengambil foto zoom berkualitas tinggi,” tambahnya.

Sebelumnya, Nokia sudah memperkenalkan perangkat ponsel yang memiliki sensor enam kamera belakang yaitu Nokia 9 PureView di Mobile World Congress (MWC) 2019 Barcelona, Spanyol.

Ke-enam kamera tersebut masing-masing memiliki konfigurasi 12MP sebanyak lima buah, sisanya sebagai lensa 3D ToF.

Adapun lima kamera utamanya memiliki resolusi 12MP yang terdiri dari dua kamera RGB dan tiga kamera monokrom.

Melansir GSMArena, kelima kamera tersebut dapat bekerja secara simultan dan menggabungkan lima foto hasil bidikannya menjadi sebuah foto berkualitas tinggi dengan detail dan HDR mumpuni.

Comments are closed.