Akhirnya Donald Trump mendarat di Singapura beberapa jam setelah Kim Jong Un

Presiden AS Donald Trump turun dari Air Force One setelah mendarat di Singapura

PT BESTPROFIT Presiden AS Donald Trump tiba di Singapura pada hari Minggu menjelang pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tentang masa depan persenjataan nuklir Pyongyang. Trump terbang ke Paya Lebar Air Base Singapura dengan Air Force One untuk meletakkan dasar bagi kesepakatan nuklir dengan salah satu musuh paling lama di Amerika Serikat.

Langsung setelah pertemuan pecah belah di Kanada dengan beberapa sekutu terdekat Washington yang semakin tegang global hubungan perdagangan. Ditanya oleh reporter bagaimana perasaannya tentang KTT, Trump berkata: “Sangat bagus.” Dia kemudian masuk ke limusinnya yang menunggu.

Kedatangan Trump hanya beberapa jam setelah Kim. Keduanya akan bertemu pada hari Selasa di pulau resor Sentosa untuk pembicaraan pertama antara pemimpin AS dan Korea Utara dan puncak dari tarian diplomatik yang berputar-putar. Pertemuan semacam itu tidak terpikirkan beberapa bulan lalu ketika Trump dan Kim saling bertukar cercaan dan ancaman yang menimbulkan kekhawatiran perang di wilayah tersebut. BEST PROFIT

Tetapi serangkaian tawaran diplomatik yang melibatkan Korea Utara, Korea Selatan, dan Amerika Serikat telah mengurangi ketegangan dan mendorong Trump pada bulan Maret menerima undangan Kim untuk bertemu. Awalnya Trump menyebut berpotensi melakukan tawar-menawar besar dengan Korea Utara agar membersihkan diri dari program rudal nuklir yang telah maju dengan cepat dan mengancam Amerika Serikat.

Ia bersikeras akan dengan cepat mencapai apa yang sebelumnya gagal dilakukan oleh pemimpin AS sebelumnya. Namun selanjutnya dia menurunkan ekspektasi, mengatakan pembicaraan akan lebih banyak mengenai proses negosiasi yang akan memakan lebih dari satu KTT. Trump sering membanggakan kemampuan negosiasi sebagai mantan pengembang real estat, dan kemampuannya untuk membaca orang. BESTPROFIT

Meskipun beberapa bisnisnya telah mengalami kebangkrutan. Dia mengatakan pada hari Kamis bahwa tidak berpikir harus mempersiapkan sangat banyak hal untuk KTT. “Ini tentang sikap,” katanya seperti dikutip Reuters. Tetapi beberapa pejabat AS telah mempertanyakan apakah Trump melakukan cukup untuk mencapai kecepatan.

Comments are closed.