Pagi ini bursa Asia memerah terseret minyak

Pedestrians are reflected in an electronic board displaying various stock prices at a brokerage in Tokyo, Japan, February 4, 2016. Asian shares rebounded on Thursday as speculation the U.S. Federal Reserve might opt to not raise interest rates at all this year hammered the dollar and sparked a huge rally in oil prices. REUTERS/Yuya Shino

PT Bestprofit Futures | Pagi ini bursa Asia memerah terseret minyak

 

Bestprofit-futures : Bursa saham Asia jatuh, menyusul penurunan dalam saham-saham AS, dengan minyak melanjutkan penurunan dan yen membebani ekuitas Jepang. Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0,6 % ke 119,65 pada pukul 09:00 pagi di Tokyo, memperpanjang pelemahan 2016 menjadi 9,4 %. Saham-saham pokok memimpin pelemahan atas Indeks acuan pada hari ini.

Indeks Topix Jepang turun 1,4 % setelah yen menguat 0,7 % terhadap dollar. Minyak mentah turun 4,6 % pada sesi terakhir di New York karena menteri minyak Iran mengatakan rencana Arab Saudi dan Rusia untuk mengunci produksi di level bulan Januari adalah tidak masuk akal.

Kekhawatiran tahun ini telah berpusat pada perlambatan ekonomi China, jatuhnya harga minyak dan peningkatan laju suku bunga AS. Indeks swasta dari manufaktur dan jasa China jatuh ke posisi terendah baru pada bulan Februari dan pembacaan kepercayaan bisnis turun, menandakan perlambatan pertumbuhan negara belum mencapai titik terendah.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,3 %. Indeks S&P/ASX 200 Australia kehilangan 1,2 % karena BHP Billiton Ltd turun 5,6 %, dengan sektor penambang menuju penurunan terbesar sejak November. Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru naik 0,4 %.

Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong dan indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,1 % di sebagian besar perdagangan terakhir, sementara kontrak pada Indeks FTSE China A50 tergelincir 0,2 %. Indeks Shanghai Composite turun tajam dalam tiga minggu pada hari Selasa.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/pagi-ini-bursa-asia-memerah-terseret-minyak

Comments are closed.