Bursa global fokus ke Amerika

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., August 17, 2016. REUTERS/Brendan McDermidPT Bestprofit Futures | Bursa global fokus ke Amerika

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – JAKARTA. Meski merah di akhir pekan, indeks bursa global masih berada di kisaran atas, karena sentimen harga minyak dunia. Di akhir pekan kemaren, harga minyak dunia menembus US$ 48 per barel. Sementara harga emas menyentuh level US$ 1.350 per ons troi. Harga emas relatif tinggi dibandingkan harga sebelumnya,” kata Lucky Bayu, Analis Danareksa Sekuritas.

Menurut Lucky, harga minyak dunia itulah yang menjadi penggerak utama indeks global, khususnya Amerika Serikat (AS) dan regional Asia. Akhir pekan lalu, Indeks Dow Jones turun 0,24%, namun masih berada di kisaran tinggi, yakni 18.552,57. Adapun S&P 500 terkoreksi 0,14%. Sementara Bursa Asia bergerak variatif. Indeks Nikkei 225, Strait Times, dan Shanghai menguat.

Sedangkan indeks Hang Seng dan IHSG turun. Pekan ini pasar saham global masih akan terpengaruh isu rapat bank sentral soal suku bunga dan penurunan klaim pengangguran AS. Pergerakan pasar Asia akan banyak ditentukan oleh pergerakan di Wall Street. Lucky optimistis, di pekan keempat Agustus ini, bursa global khususnya AS masih berpeluang menguat. Lucky memprediksi, Dow Jones berpeluang menyentuh target level 19.100.

Sementara itu, sembilan sektor bergerak positif. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar antara lain: sektor infrastruktur naik 1,05%, sektor industri lain-lain naik 0,8%, dan sektor pertambangan naik 0,47%.

Saham-saham top gainers indeks LQ 45 pagi ini di antaranya: PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 3,65% menjadi Rp 142, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 2,42% menjadi Rp 635, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 1,86% menjadi Rp 2.740.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/bursa-global-fokus-ke-amerika

Comments are closed.