Dua sentimen ini yang menggerus Wall Street

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., August 25, 2016. REUTERS/Brendan McDermid

PT Bestprofit Futures | Dua sentimen ini yang menggerus Wall Street

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – NEW YORK. Pasar saham AS ditutup di zona merah pada transaksi perdagangan tadi malam. Berdasarkan data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,29% menjadi 18.400,88. Saham top losers dihuni oleh Chevron. Sedangkan saham Intel menduduki posisi top gainers.

Adapun indeks S&P 500 turun 0,24% menjadi 2.170,95. Sektor energi merupakan sektor dengan penurunan terdalam. Sedangkan sektor utiliti menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi. Di sisi lain, indeks Nasdaq ditutup turun 0,19% menjadi 5.213,22. Setidaknya, ada dua sentimen utama yang menggerus kinerja Wall Street. Pertama, penurunan harga minyak. Harga minyak terus tertekan setelah Energy Information Administration mengumumkan cadangan minyak AS naik 2,3 juta barel pada pekan lalu. Posisi harga minyak AS saat ini turun 3,56% menjadi US$ 44,70 per barel.

Kedua, market menanti data tenaga kerja AS (non farm) yang akan dirilis pada Jumat mendatang. Berdasarkan data terakhir dari ADP dan Moody’s Analytics, perusahaan swasta mencatatkan penambahan 177.000 tenaga kerja di sepanjang Agustus. Sedangkan hasil polling Reuters menunjukkan ada 175.000 penambahan lapangan kerja bulan lalu.

Masih belum ada kejelasan mengenai data yang akan dirilis Jumat. Laporan yang kita dapatkan untuk Agustus terkadang lebih rendah dari ekspektasi,” jelas Quincy Krosby, market strategist Prudential Financial.

Data tenaga kerja AS dapat mengubah ekspektasi market terhadap kebijakan suku bunga AS pada September. Berdasarkan FedWatch tool dari CME Group, ekspektasi kenaikan suku bunga AS pada September berada di level 27%.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/dua-sentimen-ini-yang-menggerus-wall-street

Comments are closed.