Ekonomi Selandia Baru Tumbuh Dibawah Perkiraan, Kiwi Terdepresiasi

ekonomiPT Bestprofit Futures | Ekonomi Selandia Baru Tumbuh Dibawah Perkiraan, Kiwi Terdepresiasi

Pagi ini, Kamis dikabarkan perekonomian Selandia Baru menunjukkan pertumbuhan, meski lebih rendah dari perkiraan sebelumnya  di kwartal terakhir ini. Sentimen positif yang mendorong pertumbuhan ekonomi negeri Kiwi ini adalah menguatnya kembali sektor manufaktur dan kontruksi yang semarak kembali.

Pertumbuhan domestik sebesar 0,9% di kwartal kedua. Pertumbuhan di kwartal pertama tahun ini juga direvisi menjadi 0,9%. Sebelumnya diperkirakan bahwa pertumbuhan bisa mencapai 1,1%. Sebelum data ini dipublikasikan, Dolar Selandia Baru telah mengalami penurunan. Turun ke 72,76 per sen Dolar AS dari posisi sebelumnya di 72,86 sen.

Tahun lalu, perekonomian mampu tumbuh 3,6% dari tahun sebelumnya. Ini sesuai dengan perkiraan dan merupakan penguatan terbesar sejak kwartal empat 2014. Pertumbuhan tahunan mengalami akselerasi sejak kwartal pertama sebesar 3%.

Naiknya imigrasi, disaat suku bunga berada pada posisi terendah membuat sektor perumahan mengalami ledakan. Hal ini memberikan dorongan bagi penguatan ekonomi Selandia Baru. Tidak tanggung-tanggung, diantara negara maju lainnya, pertumbuhan Selandia Baru merupakan yang paling tinggi. Australia saja hanya 3,3%, Inggris 2,2% dan AS hanya 1,2%.

Pertumbuhan ini memang diharapkan bisa meringankan usaha Bank Sentral Selandia Baru untuk menggembalikan kembali laju inflasi menuju targetnya. Menurut Gubernur Bank Sentral Selandia Baru, Graeme Wheeler sebagaimana dikutip dari Bloomberg pada bulan lalu, bahwa suku bunga diharapkan bisa diturunkan lebih lanjut. Bagi sebagian pengamat, diperkirakan suku bunga akan dipangkas menjadi 1,75% di kwartal empat tahun ini.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia menyebutkan bahwa employment change Australia turun di level -3.9K di bulan Agustus turun dari bulan sebelumnya di level 26.2K. Para analis telah memperkirakan bahwa employment change Australia akan turun menjadi 15.2K di bulan Agustus.

Selain itu, tingkat pengangguran membaik di level 5.6% dari bulan sebelumnya di level 5.7%. Pasca dirilisnya data tersebut, AUDUSD melemah -0.25% di level 0.7452, USDJPY melemah -0.34% di level 102.08. Sedangkan harga pembelian kembali (buyback) emas Antam hari ini naik Rp 3.000 jika dibandingkan harga sebelumnya. Harga buyback emas Antam hari ini berada di angka Rp 553.000 per gram.

Comments are closed.