Harga minyak tergelincir lagi ke US$ 45

PT Bestprofit Futures | Harga minyak tergelincir lagi ke US$ 45

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – SINGAPURA. Harga minyak dunia merosot lebih dari 1,5% pada Senin pagi. Dikabarkan, produsen minyak Amerika Serikat (AS) kembali menambah jumlah rig untuk memompa lebih banyak minyak untuk mengkompensasi harga yang murah. Harga minyak jenis West Texas intermediate (WTI) di Nymex merosot 1,74% menjadi US$ 45,08 per barel. Sementara harga Brent diperdagangkan di US$ 47,29 per barel.

Para trader mengatakan, penurunan harga minyak Senin ini diakibatkan kenaikan aktivitas pengeboran minyak di AS. Baker Hughes melaporkan, Jumat produsen minyak AS terus menambah jumlah rig selama sepuluh pekan terakhir.  Alhasil, kepercayaan diri trader terhadap potensi kenaikan harga minyak terus turun. Mereka memangkas posisi long dan option untuk pekan kedua, menurut Commodity Futures Trading Commission (CFTC), Jumat lalu.

Rencana AS memompa lebih banyak minyak menutup kabar bahwa negara produsen minyak akan menjaga batas produksi. Menteri Energi Algeria, Sabtu lalu mengatakan, telah ada konsensus antara negara OPEC dan non-OPEC untuk mendorong stabilisasi pasokan minyak agar harga dapat menguat.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Desember naik 0.195 di level $1.328.65 troy ons. Bank of Japan pada 21 September juga membuat keputusan moneter lebih lanjut mengenai suku bunga negatif dan di hari yang sama keputusan Federal Reserve mengenai kenaikan suku bunga juga mungkin saja terjadi.

Comments are closed.