Hati-hati, rupiah rawan koreksi

Petugas memeriksa tumpukan uang di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (29/7). Bank Indonesia mencatat dana asing yang masuk ke dalam negeri atau "capital inflow" hingga 25 Juli 2016 telah mencapai Rp128 triliun sebagai respons atas pemberlakuan program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/16.

PT Bestprofit Futures | Hati-hati, rupiah rawan koreksi 

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – JAKARTA. Rupiah melanjutkan reli. Di pasar spot Rabu, nilai tukar rupiah terbang 0,32% ke Rp 13.085 per dollar AS. Sejalan, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), posisi rupiah melesat 0,58% ke Rp 13.086 per dollar AS.

Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih mengatakan, rupiah masih ditopang buruknya data sektor jasa AS yang berada dalam level terendah sejak Februari 2010 lalu.
Alhasil hampir semua indeks mata uang Asia menguat,” ujarnya.

Analis pasar uang PT Bank Mandiri Reny Eka Putri menambahkan, efek penurunan data ketenagakerjaan AS yang diumumkan akhir pekan lalu masih terasa.
Sehingga terjadi capital flight ke emerging markets, termasuk Indonesia,” katanya.

Berbagai sentimen positif pada rupiah menyebabkan Reny yakin, penguatan akan berlanjut. Pada perdagangan hari ini, rupiah bisa ada di Rp 13.045-Rp 13.167 per dollar AS. Sementara Lana memperkirakan, nilai tukar mata uang Garuda terkoreksi, karena sudah tiga hari berturut-turut menguat. Pada perdagangan Kamis, rupiah bakal bergerak di Rp 13.100-13.120 per dollar AS.

Manajer investasi mengubah strategi reksadana pasar uang seiring tren suku bunga rendah. Salah satunya, PT Henan Putihrai Asset Management yang memperbesar porsi obligasi jangka pendek sebagai aset dasar reksadana HPAM Ultima Money Market kelolaannya.

Senior Vice President Head Business Development PT Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan mengatakan pihaknya lebih agresif dan selektif memilih obligasi menyusul turunnya suku bunga deposito.

Comments are closed.