Asjaya IHSG berupaya menembus level 4.877

Seorang karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/4). Perdagangan IHSG pada akhir pekan ditutup naik 11,65 poin atau 0,24 persen menjadi 4.914,73. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/16.

PT Bestprofit Futures | Asjaya IHSG berupaya menembus level 4.877

 

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini diprediksi akan menanjak. Hal ini seiring terapresiasinya nilai tukar rupiah ditambah stabilnya harga minyak. William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities mengatakan, kondisi support 4.802 terlihat mulai ditinggalkan dan sedang berusaha menembus resistance level 4.877.

Menurut William, untuk memperkuat pola kenaikan jangka pendek dan bisa dapat bergerak naik lebih cepat, IHSG harus mampu menutup perdagangan di atas level tersebut. Potensi penguatan saat ini masih terlihat cukup besar mengingat capital inflow yang masih terus terjadi, hari ini IHSG berpotensi menguat, ujarnya dalam riset untuk Senin.

Untuk perdagangan hari ini, William merekomendasikan saham-saham emiten kesehatan, konstruksi, perbankan, manufaktur dan konsumer. Saham-saham yang bisa dikoleksi antara lain KLBF, PTPP, WTON, BBNI, BMRI, ASII, UNVR, BBCA, dan WIKA.

Asing terlihat melepas saham-saham Indonesia. Nilai penjualan bersih (net sell) asing pagi ini, baik di seluruh market maupun pasar reguler, masing-masing sebesar Rp 4,3 miliar. Sedangkan secara sektoral, ada enam sektor yang melaju. Empat sektor lainnya tampak tertekan.

Tiga sektor dengan penurunan terbesar yakni: sektor industri dasar turun 1,28%, sektor infrastruktur turun 0,62%, dan sektor konstruksi turun 0,37%. Saham-saham top losers indeks LQ 45 pagi ini di antaranya: PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 3,65% menjadi Rp 2.640, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 1,79% menjadi Rp 5.475, dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 2,02% menjadi Rp 1.700.

Sementara, saham-saham yang bertengger di posisi top gainers indeks LQ 45 yakni: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 4,46% menjadi Rp 3.510, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 3,38% menjadi Rp 1.225, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 1,98% menjadi Rp 10.300,

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/asjaya-ihsg-berupaya-menembus-level-4877

Comments are closed.