IHSG Dibuka Menguat 0,22%, Pasar Tunggu Data Inflasi

Dua karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/4). Perdagangan IHSG pada akhir pekan ditutup naik 11,65 poin atau 0,24 persen menjadi 4.914,73. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/16.PT Bestprofit Futures | IHSG Dibuka Menguat 0,22%, Pasar Tunggu Data Inflasi

 

PT Bestprofit Futures – Pergerakan indeks harga saham gabungan dibuka menguat 0,22% atau 10,97 poin ke level 5.027,62 pada perdagangan Jumat. Tim Riset Sinarmas Sekuritas memperkiraka iHSG bergerak mixed dengan kecenderungan positif setelah mengalami kenaikkan fantastis selama empat hari berturut-turut.

Adapun hari ini, pasar akan mencermati pengumuman tingkat laju inflasi yang dirilis BPS. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,73% atau 36,54 poin ke level 5.016,65, setelah bergerak di kisaran 4.996,40 – 5.033,24.

Pada akhir sesi I perdagangan, indeks sempat menguat 0,97% atau 48,27 poin ke posisi 5.028,38, setelah dibuka dengan penguatan 0,40% atau 19,77 poin ke level 4.999,88. Dari 532 saham yang diperdagangkan, sebanyak 183 saham menguat, 119 saham melemah, dan 230 saham stagnan.

Dalam risetnya, Analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan pembelian saham big cap index drivers dan lapis dua oleh para pelaku pasar setelah tax amnesty diberlakukan telah mengangkat IHSG ke atas level resisten psikologis 5.000, dan mengubah tren jangka pendek menjadi positif.

IHSG pun kembali mengungguli indeks Thailand yang sebelumnya memimpin pasar Asia. Positifnya imbal hasil ini juga diikuti oleh imbal hasil sejumlah saham blue chips. Misal, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang memberikan return 63,8%. Bandingkan dengan saham sejenis Nongshim Co Ltd dengan imbal hasil minus 30,94%. Nongshim adalah produsen makanan olahan terbesar di Korea Selatan.

 

Sumber : http://market.bisnis.com/read/20160701/7/563090/bursa-saham-1-juli-ihsg-dibuka-menguat-022-pasar-tunggu-data-inflasi

Comments are closed.