IHSG ditopang faktor domestik

Ilustrasi IPO atau Go Public; initial public offering ---- Karyawan PT Cikarang Listrindo mengambil gambar tabel pergerakan saham PT Cikarang Listrindo (POWR) dengan - kamera ponsel - telepon selularnya saat pencatatan perdana saham perusahaan tersebut di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu (14/6).  KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/06/2016

PT Bestprofit Futures | IHSG ditopang faktor domestik

PT Bestprofit Futures – JAKARTA : Sempat melemah di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat 0,22% menjadi 5.373,32, kemarin. Indeks menguat di tengah pelemahan mayoritas indeks bursa saham Asia pasca penurunan suku bunga acuan Reserve Bank of Australia (RBA) sebesar 25 bps ke level terendah 1,5%.

Analis Phillip Securities, Milka Mutiara menilai, sentimen positif datang dari harga minyak, yang kembali menguat ke US$ 40,43 per barel setelah menyentuh level terendah sejak April di bawah US$ 40 per barel.

Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri, mengemukakan, IHSG kemarin naik terbatas. Pergerakan itu disebabkan aksi beli asing yang mencapai Rp 2,9 triliun. Pasar juga menanti hasil pertumbuhan ekonomi di semester kedua nanti yang diharapkan bisa mencapai 5,2%.

Sementara pada kuartal kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan 4,9%. Analis KDB Daewoo Securities, Tasrul memprediksi, IHSG hari ini (3/8) menguat di 5.335-5.401. Sementara Milka memperkirakan, IHSG cenderung menurun di 5.340-5.400. Adapun Hans memprediksi, IHSG konsolidasi dengan level support 5.350-5.320 dan resistance 5.386-5.400.

IHSG pun kembali mengungguli indeks Thailand yang sebelumnya memimpin pasar Asia. Positifnya imbal hasil ini juga diikuti oleh imbal hasil sejumlah saham blue chips. Misal, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang memberikan return 63,8%. Bandingkan dengan saham sejenis Nongshim Co Ltd dengan imbal hasil minus 30,94%. Nongshim adalah produsen makanan olahan terbesar di Korea Selatan.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-ditopang-faktor-domestik

Comments are closed.