IHSG malas bergerak lagi

Ilustrasi IPO atau Go Public; initial public offering ---- Karyawan PT Cikarang Listrindo mengambil gambar tabel pergerakan saham PT Cikarang Listrindo (POWR) dengan - kamera ponsel - telepon selularnya saat pencatatan perdana saham perusahaan tersebut di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu (14/6).  KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/06/2016

PT Bestprofit Futures | IHSG malas bergerak lagi

 

Bestprofit-futures : JAKARTA – Setelah terperosok selama empat hari berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup menguat 0,3% ke 4.821,59. Para pemodal asing masih mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 724,63 miliar. Sejak awal tahun hingga kemarin, asing membukukan net buy Rp 6,82 triliun. Analis Recapital Securities Liga Maradona memprediksi, indeks saham hari ini menguat terbatas dengan level support 4.785 dan resistance 4.860.

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi IHSG, salah satunya harga komoditas. “Harga minyak mentah beberapa waktu lalu sempat menurun. Namun besok (hari ini) berpeluang rebound,” prediksi Liga. Para investor juga menunggu pengumuman data penjualan ritel di Amerika Serikat. Sebab, pelaku pasar masih melihat perlambatan ekonomi dunia dan bisa menekan daya beli konsumen dan ritel AS.

Dari dalam negeri, pelaku pasar masih menanti pemberlakuan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Kebijakan ini berpotensi menambah suntikan dana bagi pemerintah Indonesia sehingga mendorong perekonomian.

Menurut Liga, investor perlu mencermati sektor pertambangan, bank, consumer dan properti. Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo memprediksi, IHSG hari ini cenderung menyusut di level support 4.750 dan resistance 4.850. “Sektor pertambangan masih tertekan.

Sementara itu, investor asing terlihat mengoleksi saham-saham Indonesia. Nilai pembelian bersih (net buy) baik di pasar reguler senilai Rp 184,3 miliar. Sedangkan di seluruh market, asing membukukan net sell senilai Rp 172,9 miliar.

Secara sektoral, tak ada satu pun sektor yang tertekan. Adapun tiga sektor dengan penurunan terbesar yakni: sektor industri lain-lain naik 2,27%, sektor pertambangan naik 1,65%, dan sektor manufaktur naik 1,14%.

Saham-saham yang berada di posisi top gainers pagi ini antara lain: PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik 5,51% menjadi Rp 2.010, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 4,58% menjadi Rp 685, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 4,10% menjadi Rp 2.790.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-malas-bergerak-lagi-1

Comments are closed.