IHSG masih berupaya tancap gas

Suasana pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (14/1). Reaksi panic selling oleh investor setelah adanya teror bom di kawasan Sarinah Jakarta membuat Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,53% sebesar 24 poin ke level 4.513,18. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di level terkuat 4.526,51 dan terlemah 4.456,47. KONTAN/Muradi/2016/01/14PT Bestprofit Futures | IHSG masih berupaya tancap gas

 

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkerek 0,31% ke 4.878,71 pada perdagangan Selasa. Setelah penjualan besar di hari sebelumnya, investor asing mencetak pembelian bersih Rp 536,82 miliar.

Nilai transaksi mencapai Rp 6,54 triliun, di atas rata-rata harian Rp 5,63 triliun. Saham-saham sektor properti memimpin penguatan, diikuti sektor konsumer, infrastruktur dan perbankan. Sementara sektor komoditas perkebunan menjadi penahan laju IHSG.

Krishna Dwi Setiawan, Equity Capital Market Services, Lautandhana Securindo, berpendapat, sektor properti dan konstruksi masih menarik untuk dicermati hari ini. Relaksasi loan to value (LTV) dan penurunan BI rate masih hangat mendorong minat di dua sektor ini.

Ditambah menjelang tax amnesty, sektor tersebut menarik. Ia memprediksi, IHSG akan berpotensi naik dengan support 4.863 dan resistance 4.900. Nah, sektor yang dihindari menurut Krishna adalah perbankan, akibat potensi suku bunga single digit yang semakin dekat. Christian Saortua, Analis Minna Padi Investama, memprediksi, IHSG akan bullish di rentang 4.845 – 4.941. Menurut Christian, sentimen kuat masih berasal dari potensi Brexit.

IHSG pun kembali mengungguli indeks Thailand yang sebelumnya memimpin pasar Asia. Positifnya imbal hasil ini juga diikuti oleh imbal hasil sejumlah saham blue chips.

Misal, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang memberikan return 63,8%. Bandingkan dengan saham sejenis Nongshim Co Ltd dengan imbal hasil minus 30,94%. Nongshim adalah produsen makanan olahan terbesar di Korea Selatan.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-masih-berupaya-tancap-gas

Comments are closed.