IHSG masih hadapi banyak tekanan

S&P

PT Bestprofit Futures | IHSG masih hadapi banyak tekanan

 

Bestprofit-futures : JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penurunan. Pada perdagangan Selasa, indeks saham melemah sebesar 1,08% ke level 4.451,05. Eddy Wijaya, analis Sinarmas Sekuritas, mengatakan, ada beberapa sentimen yang bakal mempengaruhi pergerakan indeks hari ini. China akan mengumumkan data produksi industri Oktober yang diperkirakan naik 0,1% ke 5,8% secara tahunan.

Dari dalam negeri, akan ada data pertumbuhan kredit September yang diperkirakan di level 10,93%. “Indeks diperkirakan akan bergerak mixed di 4.422-4.496, kemarin. Lanjar Nafi, analis Reliance Securities, sependapat. Sentimen selanjutnya bakal datang dari China yakni data penjualan ritel dan tingkat output industri.

Dari sisi teknikal, IHSG masih bergerak bearish dan menguji support MA50 di level 4.438 dan lower bollinger bands di level 4.400. Indikator stochastic masih bergerak negatif, dengan momentum bearish dari indikator RSI. Indikator MACD pun kembali melemah dengan pergerakan signal line yang negatif. Jadi, arah IHSG cenderung melemah karena sejumlah tekanan dan bergerak dalam rentang pergerakan antara 4.400-4.525.

IHSG ditutup menguat tipis dengan volume perdagangan yang cenderung moderat. Perdagangan di sepanjang akhir pekan ini, IHSG cendrung melemah, namun mejelang penutupan investor melakukan aksi beli sehingga menopang indeks BEI,” kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi.

Ia menambahkan bahwa aksi beli investor, terutama asing menjadi salah satu faktor yang mendorong indeks BEI bergerak di area positif. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp181.35 miliar.

Menurut dia, saham sektor aneka industri yang cenderung bergerak melemah menahan laju indeks BEI untuk bergerak naik lebih tinggi. Sementara itu, Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan bahwa sentimen positif yang relatif minim membuat pergerakan indeks BEI bergerak bervariasi.

Ke depan, peluang IHSG bergerak dalam tren menguat masih terbuka. Meskipun demikian, kami tetap menyarankan strategi ‘buy on weakness’ dalam melakukan akumulasi secara selektif,” katanya.

 

sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-masih-hadapi-banyak-tekanan

Comments are closed.