IHSG menanti data Amerika

An employee walks in front of an electronic board at the Indonesia Stock Exchange (IDX) in Jakarta, Indonesia August 22, 2016. Picture taken August 22, 2016. REUTERS/Iqro Rinaldi

PT Bestprofit Futures | IHSG menanti data Amerika

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – JAKARTA. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound 0,44% atau 23 poin ke 5.386,08. Liga Maradona, analis Recapital Securities, mengatakan, pemicu penguatan adalah aksi beli investor lokal terhadap saham-saham yang beberapa hari lalu melemah signifikan.

Ada aksi buy back lokal,” kata Liga, Rabu. Sementara kemarin asing mencetak net sell Rp 727,73 miliar. Saham-saham yang menguat adalah sektor pertambangan, perkebunan dan aneka industri. Sementara saham yang banyak dibeli adalah ITMG, PTBA, ASII, TLKM dan ADRO. Sedangkan penekan laju IHSG adalah SMGR, PGAS, AKRA dan LPKR. Menurut Liga, pelaku pasar cenderung wait and see, terkait data ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Jika data tenaga kerja melebihi ekspektasi, perkiraan pasar terkait kenaikan suku bunga The Fed tahun ini akan meningkat lagi,” jelas Liga. Ia memprediksi, indeks hari ini terkoreksi dengan rentang 5.335 – 5.415. Menurut Tasrul analis Daewoo Securities, hasil optimalisasi indikator money flow index akan menguji support trendline dan indikator W%R cenderung naik. Tasrul memperkirakan, indeks cenderung menguat dengan rentang 5.373-5.430.

Saham-saham top gainers indeks LQ 45 pagi ini di antaranya: PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 3,65% menjadi Rp 142, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 2,42% menjadi Rp 635, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 1,86% menjadi Rp 2.740.

Sedangkan posisi top losers indeks LQ 45 ditempati oleh saham-saham: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 2,27% menjadi Rp 5.375, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 1,79% menjadi Rp 1.650, dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) turun 1,74% menjadi Rp 845.

Kendati bergerak positif, investor asing masih menorehkan penjualan bersih (net sell) saham-saham Indonesia. Nilai net sell asing baik di seluruh market maupun pasar reguler masing-masing sebesar Rp 28,5 miliar.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menanti-data-amerika

Comments are closed.