Indikator Ekonomi AS Buram, Harga Emas Mengkilat

indikator

PT Bestprofit Futures | Indikator Ekonomi AS Buram, Harga Emas Mengkilat

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – Harga emas dalam perdagangan hari Selasa berakhir naik. Tercatat sebagai harga tertinggi dalam masa hampir tiga minggu ini. Jatuhnya indikator ISM AS ke posisi terlemahnya dalam enam tahun terakhir ini, memupuskan harapan suku bunga AS bisa naik dibulan ini. Indikator ISM menunjukkan indek non manufaktur turun 51,4%  pada bulan lalu dari 55,5% dibulan Juli. Ini merupakan yang paling rendah sejak Februari 2010.

Jika indek non manufaktur ISM ini masih turun dibulan-bulan yang akan datang, semakin menutup kemungkinan suku bunga AS akan dinaikkan dalam waktu dekat ini. Hal ini membuat nilai tukar Dolar AS menurun dan harga emas bersinar kembali. Indek Dolar AS turun 1,1% saat penutupan harga emas. Sebagaimana diketahui bahwa lazimnya pergerakan harga emas akan bertolak belakang dengan pergerakan indek Dolar AS.

Indek ini mengukur kekuatan nilai tukar Dolar AS atas enam mata uang besar dunia.Pada perdagangan komoditi berjangka, harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Desember melonjak sebesar $27.30 atau naik 2,1% ke harga $1.354 per ons. Ini merupakan harga tertinggi yang diraih emas sejak 18 Agustus silam.

Kenaikan tertinggi sebelumnya yang diraih adalah pada 24 Juni, ketika harga emas mampu naik lebih dari $59 per ons atau sebesar 4,7% saat Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa. Tanda-tanda retaknya perekonomian AS memberikan nafas bagi laju kenaikan harga emas berikutnya. Pada bulan Agustus, kinerja emas berakhir ditutup turun. Dengan sentimen ini, terbuka harapan diakhir bulan ini akan berbalik kondisinya.

Indikator ekonomi AS terbaru yang diterbitkan oleh The Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan adanya pelemahan baik disektor manufaktur ataupun bukan, terendah sejak 2008. Tentu saja ini membuat girang pasar, terbuka kembali harapan Federal Reserve akan menunda untuk menaikkan suku bunga dibulan ini. Harga emas beringsut naik mencapai posisi tertingginya dalam dua bulan ini. Kondisi ekonomi AS memang buram dalam pekan-pekan ini.

Pada Jumat lalu, telah dinyatakan bahwa angkatan kerja AS yang terserap mengalami penurunan dibulan Agustus. Tingkat pengangguran AS sendiri masih bertengger di 4,9%. Indikator Non Farm Payroll (NFP) AS telah mendinginkan kembali harapan kenaikan suku bunga dibulan ini.

 

Sumber : http://financeroll.co.id/news/indikator-ekonomi-as-buram-harga-emas-mengkilat/

Comments are closed.