Jatuhnya harga minyak bikin bursa Asia anjlok

Ilustrasi Bursa Saham Asia

PT Bestprofit Futures | Jatuhnya harga minyak bikin bursa Asia anjlok

 

Bestprofit-futures : HONG KONG. Bursa saham Asia jatuh, di mana pasar Jepang dan Australia masuk mendekati pasar bear. Runtuhnya harga minyak kian meningkatkan kekhawatiran terhadap kekuatan ekonomi

turun 0,9 % menjadi 119,05 pukul 04:06 waktu Hong Kong, memperpanjang penurunan global. Indeks MSCI Asia Pacific tahun ini menjadi 9,8 %. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,1 % setelah terjun sebanyak 2,8 % pada awal perdagangan, sementara Indeks Australia S & P / ASX 200 tergelincir 0,7 %.

Keduanya turun 19 % dari level tertinggi 2.015, mendekati level penurunan 20 % yang akan mengirim mereka ke pasar beruang. Harga minyak kembali di bawah US$ 30 per barel untuk pertama kalinya dalam 12 tahun karena kekhawatiran pertumbuhan global mengacaukan pasar saham, obligasi dan mata uang. Kini, investor menunggu perkiraan produk domestik bruto China tahun 2015.

Kekhawatiran tentang China, The Fed dan pertumbuhan global cenderung mendorong pelemahan dan gejolak pasar dalam jangka pendek,” kata Shane Oliver, head of investment strategy AMP Capital Investors Ltd.

Di sisi lain, indeks Straits Times Singapura turun 1,6 % . Pasar telah menjadi salah satu pemain global terburuk selama tahun lalu, dengan benchmark mengukur turun lebih dari 25 % dari puncaknya . Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 1,5 % , memperpanjang rendah tiga tahun , dan indeks Kospi Korea Selatan sedikit berubah . Indeks S & P /  NZX 50 Selandia Baru meluncur 1,1 %.

Harga minyak melaju setelah mengalami tekanan dalam dua hari terakhir. Catatan CNBC menunjukkan, dalam dua sesi terakhir, harga minyak sudah anjlok 6% akibat membludaknya data cadangan minyak AS. Selain itu, ada sinyal bahwa badan pengawas energi dunia dan OPEC melihat masalah membludaknya pasokan minyak akan terus berlangsung hingga 2017 mendatang.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/jatuhnya-harga-minyak-bikin-bursa-asia-anjlok

Comments are closed.