Jelang pertemuan The Fed, harga emas terpeleset

jelangPT Bestprofit Futures | Jelang pertemuan The Fed, harga emas terpeleset

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – NEW YORK. Harga emas dunia tadi malam (15/9) ditutup di zona merah. Mengutip data CNBC, harga emas di pasar spot tertekan 0,61% menjadi US$ 1.314,56 per troy ounce. Penurunan harga emas terjadi menjelang pertemuan rutinan bank sentral AS pekan depan. “Kebijakan The Fed akan menjadi perhatian pelaku pasar,” jelas Oxford economist commodity director Dan Smith.

Menurutnya, ada sejumlah sinyal dollar AS akan terus reli di tengah kemungkinan kenaikan suku bunga acuan dan pulihnya ekonomi AS pada paruh kedua tahun ini. Sekadar informasi, indeks futures suku bunga acuan AS mengindikasikan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga pada pekan depan masih tetap rendah.

Namun, dollar dapat mendapatkan keuntungan dari pernyataan anggota The Fed yang memberikan sinyalemen kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun ini.Pergerakan emas memang sangat sensitif terhadap isu suku bunga acuan. Kemarin malam, indeks dollar melemah 0,04% terhadap keranjang mata uang dunia. 

Bagi mereka, ketidak menentuan sikap The Federal Reserve mengenai kenaikan suku bunga mereka telah menimbulkan kegelisahan. Sementara itu, kebijakan kuantitatif Bank of Japan memberikan peluang penguatan Dolar AS dimana tentu akan menambah tekanan bagi harga Emas. Disisi lain, Cina yang tengah libur nasional membuat pasar lebih sepi lagi.

Cohen & Steers Capital Management, yang mengelola aset $61 milyar, sebelumnya telah menahan posisi beli Emas dalam jumlah yang banyak. Ibarat kelebihan muatan, posisi ini dipertahankan hingga akhir pekan lalu. Ketika beberapa pernyataan dari sejumlah pejabat tinggi bank sentral AS mengkonfirmasi spekulasi akan dilakukannya pengetatan moneter secepatnya dibulan ini, mereka memilih cari aman dengan melepas posisi beli dan memindahkan alokasi investasinya keluar dari Emas. Sikap kehati-hatian mereka ini sebagai usaha mengamankan diri menjelang pertemuan reguler bank sentral AS pada minggu depan.

Firma asal Big Apple ini juga tidak sendiri. Sepekan kemarin, disinyalir oleh Bloomberg bahwa para investor telah menarik sekurang-kurangnya $698 juta dari SPDR Saham Emas, yang merupakan ETF berbasis logam terbesar, tercatat jumlah posisi ditahan berada pada angka terendah sejak Juni kemarin. Data yang dirilis pada Kamis kemarin juga menunjukkan bahwa agregat suku bunga terbuka dalam perdagangan emas berjangka mengalami penurunan beruntun dalam empat sesi perdagangan terakhir. Ini merupakan yang paling rendah sejak bulan Mei kemarin.

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/jelang-pertemuan-the-fed-harga-emas-terpeleset

Comments are closed.