Pelemahan rupiah terburuk dalam sebulan terakhir

Sejumlah pegawai menata uang sebelum didistribusikan di Cash Centre Bank BNI, Jakarta, Rabu (8/7). Bank BNI menyiapkan uang tunai sebanyak Rp.60 triliun atau naik 10 persen dari tahun lalu guna memenuhi kebutuhan uang tunai nasabah untuk keperluan Lebaran. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/Koz/ama/15.

PT Bestprofit Futures | Pelemahan rupiah terburuk dalam sebulan terakhir

 

Bestprofit-futures : JAKARTA – Mata uang rupiah pagi ini mencatatkan pelemahan tajam. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 10.45 WIB, nilai tukar rupiah keok 0,9% menjadi 13.825 per dollar AS. Ini merupakan pelemahan terbesar sejak 4 Januari lalu. Sementara itu, kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) rupiah pagi ini menunjukkan posisi 13.757 per dollar. Kemarin, kurs JISDOR rupiah berada di level 13.621 per dollar.

Pelemahan rupiah pagi ini disebabkan oleh spekulasi penurunan terus menerus pada harga komoditas akan menggerus tingkat ekspor Indonesia. Asal tahu saja, Bloomberg Commodity Index menuju penurunan tiga harian terbesar sejak Agustus lalu setelah berhasil mencatatkan kenaikan selama dua pekan berturut-turut.

Indeks komoditas ini anjlok 25% pada 2015 di tengah penurunan permintaan dari China. Sementara, tingkat ekspor Indonesia mengalami penurunan selama 15 bulan berturut-turut pada Desember.

Indonesia sangat rentan dengan jatuhnya harga komoditas terkait dengan ekspor. Dan hal ini berdampak pada mata uang rupiah. Apalagi, lebih dari 50% ekspor berhubungan dengan komoditas, jelas Ho Woei Chen, ekonom United Overseas Bank Ltd di Singapura.

Ruang penguatan mata uang Garuda masih terbuka meskipun cukup terbatas. Rupiah di pasar spot, Jumat, terkoreksi 0,05% dibandingkan hari sebelumnya ke level Rp 13.081 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara kurs tengah Bank Indonesia (BI) stagnan di posisi Rp 13.098.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menuturkan, pelemahan valuasi rupiah diakibatkan oleh membaiknya data perekonomian Negeri Paman Sam. Data klaim pengangguran (unemployment claims) per 15 September 2016 yang dilansir Kamis mencapai 252.000 orang. Jumlah tersebut lebih baik ketimbang pencapaian pekan sebelumnya yang sebesar 260.000 orang.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/pelemahan-rupiah-terburuk-dalam-sebulan-terakhir

Comments are closed.