Posisi rupiah masih rawan koreksi

JAKARTA,15/09-NILAI TUKAR RUPIAH MEROSOT. Seorang petugas teller sedang menghitung mata uang rupiah di Jakarta, Selasa (15/09). Nilai tukar rupiah pada transaksi pagi ini (15/9) kembali menyentuh level terlemah sejak Agustus 1998 silam. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.31 WIB, posisi rupiah berada di level 14.362 per dollar AS. Artinya, rupiah melemah 0,2% dari level penutupan kemarin di posisi 14.333 per dollar AS. KONTAN/Fransiskus Simbolon/15/09/2015PT Bestprofit Futures | Posisi rupiah masih rawan koreksi

 

PT Bestprofit Futures – JAKARTA : Dampak Brexit diprediksi kembali mempengaruhi pergerakan rupiah di awal pekan ini. Selanjutnya rupiah berharap pada pengesahan tax amnesty. Di pasar spot, Jumat rupiah tergerus 1,08% menjadi Rp 13.391 per dollar AS. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,21% ke Rp 13.296 per dollar AS.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, mengatakan, pelemahan rupiah hanya terjadi sementara, mengingat hubungan Inggris dengan Indonesia tak terlalu besar. Karena Brexit adalah peristiwa global, dampaknya sampai ke emerging market,” tuturnya.

Meski demikian, efek Brexit dapat mempengaruhi rupiah hingga awal pekan lantaran belum ada rilis data ekonomi dalam negeri. “Isu positif dari internal adalah kemungkinan pengesahan tax amnesty.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memaparkan, bila dampak Brexit berlangsung cukup lama, BI kemungkinan melakukan intervensi. Sementara dari sisi i fundamental ekonomi Indonesia menurut Josua, sudah cukup baik, sehingga kuat menahan gempuran akibat Brexit.

Meski demikian Josua memprediksi, rupiah pada Senin masih berpotensi kembali melemah dan bergerak di kisaran Rp 13.250 – Rp 13.450 per dollar AS. Senada, Faisyal memprediksi, rupiah melemah dan bergerak di level Rp 13.300 – Rp 13.600 per dollar AS.

Josua Pardede, Ekonom Bank Permata menuturkan, penguatan rupiah berasal dari katalis positif data ekonomi dalam negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan nilai neraca perdagangan Indonesia Agustus 2016 surplus US$ 293,6 juta, surplus ini memang lebih kecil dibanding bulan Juli 2016.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/posisi-rupiah-masih-rawan-koreksi

Comments are closed.