Profit taking seret IHSG turun 0,63% pasca libur

PT Bestprofit Futures | Profit taking seret IHSG turun 0,63% pasca libur

 

Bestprofit-futures : JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pasca libur Imlek di tengah aksi jual global. Mengacu data RTI, indeks berakhir terkoreksi 0,63% atau 30,32 poin ke level 4.768,62. Ada 162 saham bergerak turun, 102 saham bergerak naik, dan 89 saham stagnan. Pada perdagangan hari ini melibatkan 1,91 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,84 triliun.

Tujuh indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor infrastruktur turun 1,58%, pertambangan turun 1,47%, dan keuangan turun 1,45%. Sementara, hanya tiga sektor yang menghijau antara lain; aneka industri naik 1,43%, manufaktur naik 0,56%, dan barang konsumsi naik 0,53%. Meski memerah, perdagangan hari ini diwarnai aksi beli asing. Rupanya, aksi beli asing tak mampu mendongkrak laju IHSG yang dominan oleh aksi profit taking.

Di pasar reguler, net buy asing sebesar Rp 262,120 miliar dan Rp 315,805 miliar untuk keseluruhan perdagangan. Saham-saham top losers LQ45 antara lain; PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun 7,81% ke Rp 590, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 4,52% ke Rp 15.850, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 3,27% ke Rp 3.375.

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain; PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 5,73% ke Rp 830, PT PP London Sumatra tbk (LSIP) naik 2,74% ke Rp 1.500, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik 2.00% ke Rp 111.175.

Namun peluang koreksi wajar menurutnya masih dapat dimanfaatkan sebagai momentum melakukan akumulasi pembelian. “Pasalnya dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam pola uptrend,” katanya dalam riset yang diterima KONTAN.

Saat ini level support perlu dipertahankan pada level 5.302 dan target resistance pada 5.421 yang perlu ditembus untuk kembali memperkokoh proses kenaikan IHSG. William memprediksi IHSG di awal pekan ini akan bergerak di kisaran 5.302-5.421.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/profit-taking-seret-ihsg-turun-063-pasca-libur

Comments are closed.