Rupiah berharap katalis domestik

Dua pegawai menghitung uang di Cash Centre Bank BNI, Jakarta, Rabu (8/7). Bank BNI menyiapkan uang tunai sebanyak Rp.60 triliun atau naik 10 persen dari tahun lalu guna memenuhi kebutuhan uang tunai nasabah untuk keperluan Lebaran. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/Koz/ama/15.

PT Bestprofit Futures | Rupiah berharap katalis domestik

 

Bestprofit-futures : JAKARTA – Rupiah berpeluang mengungguli dollar AS hari ini. Terutama jika data domestik solid. Akhir pekan lalu, di pasar spot rupiah sempat tergelincir 0,20% ke level Rp 13.489 per dollar AS. Ekonom Bank Central Asia David Sumual menyebutkan, pelemahan rupiah akhir pekan lalu lebih dipicu aksi beli dollar saat harga murah alias bargain hunting.

Selain itu, tekanan juga berasal dari koreksi harga minyak. “Sejatinya, sentimen dari domestik cukup bagus. Defisit neraca berjalan menyusut. Itu sebabnya David melihat peluang rupiah menguat. Terutama, jika data impor dan ekspor masih terjaga. Hanya saja, penguatan bakal terbatas karena dollar juga mendapat katalis bagus dari data penjualan ritel.

Wahyu menilai, pasar masih cenderung menghindari risiko, sehingga menguntungkan mata uang emerging market. “Sebab, pasar menunggu data inflasi AS yang jadi sinyal kuat kenaikan suku bunga The Fed.

Namun, penguatan rupiah akan terbatas karena pasar akan mengantisipasi BI rate. Prediksi Wahyu, hari ini rupiah bergulir antara Rp 13.200-Rp 13.700 per dollar. David memperkirakan kurs rupiah antara Rp 13.400- Rp 13.500 per dollar AS.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menuturkan, pelemahan valuasi rupiah diakibatkan oleh membaiknya data perekonomian Negeri Paman Sam. Data klaim pengangguran (unemployment claims) per 15 September 2016 yang dilansir Kamis mencapai 252.000 orang. Jumlah tersebut lebih baik ketimbang pencapaian pekan sebelumnya yang sebesar 260.000 orang.

Tekanan juga berasal dari aksi Bank Sentral AS (The Fed) yang menjanjikan bakal ada kenaikan suku bunga dalam jangka pendek. Namun, koreksi bersifat terbatas karena masih ada katalis positif yang membalut rupiah. “Pasar mulai euforia dengan perkembangan kebijakan tax amnesty.

 

Sumber :http://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-berharap-katalis-domestik

Comments are closed.