Rupiah kembali jemawa

A bank teller counts rupiah banknotes at a branch inside Bank Mandiri headquarters in Jakarta, Indonesia December 10, 2015. REUTERS/Darren Whiteside/File Photo

PT Bestprofit Futures | Rupiah kembali jemawa

 

Bestprofit-futures : JAKARTA – Rupiah diprediksi perkasa di awal pekan ini. Di pasar spot, nilai tukar rupiah menguat 0,35% menjadi Rp 13.595 per dollar AS. Serupa, kurs tengah Bank Indonesia menanjak 0,6% ke Rp 13.612.

Analis Riset Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Resti Aviadinie menyatakan, mata uang garuda bakal ditopang faktor internal. Seperti, kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan lalu, serta rencana Bank Indonesia (BI) merelaksasi aturan LTV atau kredit properti.

Agus Chandra, Research and Analyst Monex Investindo Futures menambahkan, penguatan rupiah juga ditopang koreksi dollar AS setelah data ketenagakerjaan non pertanian dirilis. Memang ada revisi draf APBNP 2016. Tapi dampaknya tidak banyak.

Alhasil, Agus memprediksikan rupiah berpeluang menguat pada Senin. Serupa, Resti pun melihat rupiah bisa perkasa terhadap dollar AS pada pekan ini. Tapi penguatan rupiah akan terbatas. Prediksi Resti, rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 13.580- Rp 13.630. Prediksi Agus, rupiah hari ini akan bergulir dalam rentang Rp 13.400-Rp 13.750.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan, rupiah melesat cukup tajam sejak pasar dibuka. Hal ini adalah respon pelaku pasar terhadap kebijakan The Federal Reserve yang memutuskan mempertahankan suku bunga. Peluang kenaikan suku bunga di 2017 juga mengecil.

Indikasinya, The Fed hanya akan menaikkan suku bunga dua kali tahun depan, bukan tiga kali seperti dugaan awal. Dari sisi internal, analis Esandar Arthamas Berjangka Tonny Mariano menambahkan, keputusan Bank Indonesia memangkas 7-days repo rate sebesar 25 basis poin jadi 5% makin mendorong rupiah.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-kembali-jemawa

Comments are closed.