Minyak ke US$48 sebarel didukung pelemahan dollar

Flames emerge from a pipeline at the oil fields in Basra, southeast of Baghdad, July 25, 2016. Picture taken July 25, 2016. REUTERS/Essam Al-Sudani

PT Bestprofit Futures | Minyak ke US$48 sebarel didukung pelemahan dollar

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – NEW YORK. Harga minyak dunia naik untuk sesi keenam berturut-turut pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena greenback yang melemah membuat minyak dalam denominasi dollar lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik US$ 1,43 menjadi menetap pada US$ 48,22 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, patokan global, naik US$ 1,04 menjadi ditutup pada US$ 50,89 per barel di London ICE Futures Exchange. Harga minyak terus menguat pada Kamis dengan minyak Brent menembus tingkat psikologis US$ 50 per barel, setelah data menunjukkan stok minyak mentah AS lebih rendah. Penutupan pertama di atas US$ 50 dalam hampir dua bulan.

Dollar AS menurun terhadap mata uang utama lainnya karena investor percaya bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga September menjadi lebih rendah setelah rilis risalah dovish untuk pertemuan Federal Reserve pada Juli. Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,59% menjadi 94,159 pada akhir perdagangan Kamis.

Sementara itu, persediaan minyak AS turun 2,5 juta barel pada minggu lalu, mengejutkan analis yang memperkirakan penambahan 522.000 barel, menurut laporan mingguan Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu. Minyak diperdagangkan secara internasional dalam mata uang AS. Melemahnya dollar meningkatkan permintaan untuk minyak mentah di luar AS.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/minyak-ke-us48-sebarel-didukung-pelemahan-dollar

Comments are closed.