Sepekan, transaksi harian naik 7,58%

Seorang karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9). IHSG ditutup melemah 1,66 persen atau 89,16 poin ke level 5.281,92 dan dari 535 saham yang diperdagangkan, sebanyak 233 saham melemah, 73 saham menguat dan 229 saham stagnan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/16.

PT Bestprofit Futures | Sepekan, transaksi harian naik 7,58%

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – JAKARTA. Sepanjang pekan lalu, nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia naik 7,58% menjadi Rp 7 triliun dari pekan sebelumnya senilai Rp 6,5 triliun. Kenaikan itu diikuti peningkatan rata-rata volume transaksi harian saham sebesar 4,41% menjadi 7,18 miliar unit saham dari sebelumnya 6,87 miliar unit. Tapi di akhir pekan lalu IHSG terkoreksi tajam 1,6% ke 5.281,9.

Hal ini membuat rata-rata kapitalisasi pasar IHSG selama sepekan terakhir melorot 1,39% ke posisi Rp 5.683,44 triliun dari pekan sebelumnya Rp 5.763,71 triliun. Rata-rata frekuensi harian perdagangan saham pekan lalu juga turun 4,17% menjadi 249.560 kali transaksi dari 260.410 kali transaksi di pekan sebelumnya.

Investor asing pun mencatatkan jual bersih (net sell) Rp 814 miliar di periode 5 – 9 September 2016. Analis Minna Padi Investama Chritian Saortua menilai, ramainya transaksi di bursa pekan lalu disebabkan adanya aksi profit taking. Aksi ambil untung banyak dilakukan pada saham blue chip dan saham BUMN.

Karena akhir pekan lalu menjelang Hari Raya Idul Adha banyak merealisasikan profit,” ujar Christian, Senin. Dia memprediksi, pekan ini transaksi di bursa masih volatil. Pasalnya, masih ada sentimen dari pasar global seperti keputusan bunga The Fed pada 20 hingga 22 September nanti. Meski mayoritas voting menganggap bunga The Fed belum akan naik, investor tetap akan mengantisipasi. Pekan ini indeks cenderung konsolidasi di level 5.200-5.400.

Analis First Asia Capital David Sutyanto memprediksi, aksi jual masih terjadi pekan ini. Tapi IHSG dinilai aman dari penurunan di bawah 5.000. Bahkan masih banyak pendorong untuk mencapai 5.600 pada akhir 2016. Menurut David, kenaikan dari sektor otomotif yang didorong event GIIAS beberapa waktu lalu turut menggerakkan IHSG. “Indeks memang sudah naik cukup banyak dari akhir Juni,” imbuh dia, yang meyakini kinerja IHSG akan lebih baik pada Oktober setelah rilis laporan keuangan emiten kuartal III 2016.

Sementara itu, sembilan sektor bergerak positif. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar antara lain: sektor infrastruktur naik 1,05%, sektor industri lain-lain naik 0,8%, dan sektor pertambangan naik 0,47%.

Saham-saham top gainers indeks LQ 45 pagi ini di antaranya: PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 3,65% menjadi Rp 142, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 2,42% menjadi Rp 635, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 1,86% menjadi Rp 2.740.

Comments are closed.